2020 Harga Cengkih Naik, Wenny Lumentut: Petani Jangan Jual Semua Sekarang

0
23
Wenny Lumentut,SE (Ketua Fraksi Nyiur Melambai DPRD Sulut).
Wenny Lumentut,SE (Ketua Fraksi Nyiur Melambai DPRD Sulut).

CINTASULUT.COM, – Anjloknya harga cengkih yang berimbas pada kerugian petani cengkih di Sulut dinilai akibat dari penghentian pembelian cengkih oleh beberapa perusahaan rokok, seperti diungkapkan anggota DPRD Sulut Wenny Lumentut.
Dikatakan Lumentut, petani saat ini sebaiknya tidak menjual seluruh cengkih yang ada.
“Di awal tahun 2020 nanti, pabrikan akan melakukan pembelian cengkih dan harga pasti akan naik, bisa mencapai 100 ribu per kilonya,” kata Wenny yang juga Ketua Fraksi Nyiur Melambai.
Menurutnya kondisi yang terjadi sekarang karena efek pabrikan yang menutup pembelian, tetapi setelah memasuki awal tahun 2020 pabrik pabrik akan membuka pembelian.
“Di awal tahun komoditas cengkih di pasaran sudah mulai menipis diprediksikan akan terjadi kekosongan cengkih, oleh karena itu petani dapat menyimpan hasil cengkihnya agar supaya di tahun depan masih bisa dijual dengan harga yang tinggi,” jelasnya.
Dari segi presure politik, Wenny Lumentut mengatakan DPRD provinsi (Sulut) akan mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi agar meminta ketegasan kepada Menteri Perdagangan untuk mencabut atau menutup impor cengkih di seluruh Indonesia.
“Impor cengkih sangat mengguncang pendapatan ekonomi bagi petani cengkih di seluruh Indonesia, Bagaimana mungkin Indonesia membuka impor, sementara produksi dalam negeri sangat mencukupi. Saat ini Indonesia merupakan penghasil cengkeh terbesar di dunia dan juga kualitas nomor satu di dunia. Kenapa harus impor,” ujarnya.
Wenny mengingatkan bahwa 94 persen cengkih Indonesia diserap oleh pabrikan rokok, untuk itu jika sesuatu terjadi pada industri dampaknya juga akan mengenai petani cengkih. Kami meminta pemerintah tidak menganaktirikan para petani cengkih.* (jane)

==========
Tulisan lain:

,

LEAVE A REPLY