BPNB Sulut Gandeng Dikbud Bone Bolango Gelar Dialog Budaya Daerah Gorontalo

0
8
Balai Pelestarian Nilai Budaya Sulawesi Utara menggelar Dialog Budaya Daerah Gorontalo 2018.
Balai Pelestarian Nilai Budaya Sulawesi Utara menggelar Dialog Budaya Daerah Gorontalo 2018.

CINTASULUT.COM,- Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Sulawesi Utara, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Selasa (24/7/2018) lalu menggelar Dialog Budaya Daerah Gorontalo Tahun 2018 bertempat di Grand Zanur Hotel, Kota Gorontalo. Dialog yang digelar bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bone Bolango itu mengambil tema Keragaman Budaya: Keharmonisan Menuju Pembangunan Karakter Bangsa.
Dialog yang menghadirkan para pemangku adat, pemerhati budaya, dan masyarakat Bone Bolango itu dihadiri Kasubag Tata Usaha BPNB Sulut, Agus Walukow. Dialog menampilkan narasumber Hj. Yamin Husain (budayawan), Hugen Suleman SPd. MAP (Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bone Bolango). H. Achril Y. Babyonggo, ST, M.Ec.Dev (Camat Suwawa, Bone Bolango), dan Irwan Hajarati SSos (Kepala Kantor Museum Gorontalo).
Dikatakan Agus Walukow, kegiatan ini adalah kegiatan sinergitas yang merupakan strategi dari BPNB Sulut dalam rangka untuk melaksanakan kegiatan berbagai program di Balai Pelestarian, yaitu membangun kebersamaan dengan instansi terkait baik vertikal maupun horizontal.
“Ini awal dari bagaimana implementasi Undang-Undang No. 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan,” tegas Walukow dalam sambutan.
Ditambahkan Walukow, sebagaimana amanat UU No. 5 Tahun 2017, dalam rangka pemajuan kebudayaan melibatkan masyarakat, pemerintah, stakeholder, dan pihak terkait.
“Dan kegiatan hari ini tentunya bukan berhenti sampai di sini. Perlu ada inventarisasi dalam arti melihat potensi-potensi mana yang perlu ditindaklanjuti dari hasil dialog ini, supaya itu menjadi kuat dalam pelaksanaan program ke depan,” jelasnya.
Walukow berharap di Bone Bolango akan ada Perda menyangkut penguatan kebudayaan.
“Harapan kami, 2020 mungkin Bone Bolango sudah ada Perda menyangkut penguatan kebudayaan,” tandas Walukow.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Marni Nisabu, SPd. MAP menyambut baik pelaksanaan dialog budaya yang digagas BPNB Sulut tersebut.
“Kami dari dinas pendidikan menyampaikan terimakasih kepada Balai Pelestarian Nilai Budaya Sulawesi Utara, kali ini kami dipercayai, dikunjungi untuk melaksanakan suatu dialog budaya yang sejak dulu kami nanti-nantikan,” papar Marni kepada cintasulut.com di sela-sela kegiatan.
Marni pun mengakui, pelestarian budaya Gorontalo makin kurang.
“Di sini kesadaran melestarikan budaya masih kurang. Di sini kegiatan seni budaya itu muncul nanti kalau ada kegiatan-kegiatan,” keluhnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk ikut aktif melestarikan budaya. Marni mencontohkan, seperti di Jawa dan Bali, ada kesadaran dari masyarakat untuk melestarikan budaya. Bahkan menurutnya, di sana seni budaya lokal sudah diperkenalkan sejak dini kepada anak-anak.
“Ini tantangan bagi kita sekarang. Di era teknologi saat ini, nilai-nilai budaya kalau tidak dipelihara dan dilestarikan, akan tertindas oleh teknologi,” tuturnya menutup percakapan.* (fen)

==========
Tulisan lain:

LEAVE A REPLY