Cuitan Parindo di FB Berujung di Kepolisian

0
54
Garry Tamawiwy, Kuasa Hukum (kedua dari kanan), Steven Were (ketiga dari kanan), Refol Damapolii (kedua dari kiri).
Garry Tamawiwy, Kuasa Hukum (kedua dari kanan), Steven Were (ketiga dari kanan), Refol Damapolii (kedua dari kiri).

CINTASULUT.COM,- Akibat status di salah satu media sosial (Medsos) yaitu Facebook oleh Parindo Potabuga yang menyasar oknum inisial JT akhirnya berujung di kantor polisi. Keberatan atas cuitan tersebut, keluarga besar bermarga Tuuk didampingi kuasa hukum mereka, Senin (29/7/2019) sekira pukul 10:30 WITA sambangi POLDA Sulut.
Dikatakan Garry Tamawiwy dan Andrew Dully sebagai Kuasa Hukum pelapor, bahwa akan menseriusi status dari oknum Parindo Potabuga.
“Tadi kami sudah melakukan konsultasi dan koordinasi dengan pihak POLDA. Jadi, status yang menyerang nama besar keluarga Tuuk dan mengganggu kenyamanan, ketentraman masyarakat Dumoga Raya,” tutur Tamawiwy kepada sejumlah awak media usai konsultasi.
Lanjut dikatakannya, laporan tersebut akan ditindaklanjuti pada tahap selanjutnya.
“Lewat KOMPOL Ronald Mait sudah mengarahkan bahwa bisa melapor ke Polres Kotamobagu,” ucap Tamawiwy.
Sementara itu Steven Were sebagai warga Dumoga dan Ketua Ormas FKPMD berpendapat, cuitan Parindo Potabuga di status Facebook sangat membuat warga Dumoga tidak nyaman.
“Saudara Parindo Potabuga ini sudah membuat wacana publik yang memprovokasi kami, mengganggu kenyamanan kami masyarakat Dumoga. Dia (Parindo Potabuga) seakan-akan memecah persatuan kami yang hidup berdampingan yakni masyarakat Mongondow, Minahasa, dan lainnya. Kami sudah hidup rukun dan damai, tetapi dengan statement saudara Parindo itu secara tidak langsung memecah persaudaraan kami di Dumoga. Jadi, saya sebagai masyarakat dan Ketua FKPMD Dumoga Raya meminta agar pihak Kepolisian untuk menindaklanjuti atas statement yang dibuat saudara Parindo. Harus bertindak tegas agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Steven.
Sedangkan Sonny Bororing, bagian dari keluarga besar Tuuk, sangat keberatan dengan status Parindo Potabuga di Facebook.
“Kami sangat keberatan. Untuk itu kami meminta agar aparat Kepolisian segera menindaklanjuti,” tegas dia.
Terkait cuitan Parindo Potabuga yang mengatakan tidak ada kontribusi di Bolaang Mongondow (Bolmong), dibantah keras oleh Refol Damapolii.
“Tidak benar apa yang dikatakan saudara Parindo Potabuga. Selama ini beliau yang dimaksud sudah banyak memberikan kontribusi untuk para petani. Sebagai perpanjangan tangan dari kami petani, beliau sudah banyak memberikan kontribusi berupa bibit yaitu jagung, padi, kelapa, dan cengkih. Ada juga bantuan yang disalurkan dari dinas terkait berupa alat-alat tanam jagung dan traktor. Jadi sekali lagi saya tekankan bahwa apa yang dikatakan Parindo itu tidak benar,” tandas Refol dengan nada tegas.
Diketahui, sejumlah nama yang turut serta ke POLDA Sulut yaitu, Idrus Makagansa, Yanto Ponco, Derby Dotulong, Fenny Sualang, Denny Nurhidayat, Samari.* (jane)

==========
Tulisan lain:

LEAVE A REPLY