Curhat Warga Dalam Reses Rita Lamusu Manoppo, Boltim Butuh RSUD

0
51
Reses Rita Lamusu, anggota DPRD Sulut.
Reses Rita Lamusu Manoppo, anggota DPRD Sulut.

CINTASULUT.COM,- Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang memiliki luas wilayah kurang lebih 910,176 km² atau sekitar 5,95 persen dari luas wilayah Provinsi Sulawesi Utara bukanlah wilayah yang kecil. Karena itu kabupaten berpenduduk hampir 83 ribu jiwa yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Tenggara, dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan ini juga butuh pembangunan infrastruktur yang memadai, termasuk pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
Hal ini terungkap dalam reses yang digelar Anggota DPRD Sulut dapil Bolaang Mongondow Raya (BMR) Rita Lamusu Manoppo belum lama ini di Kabupaten Boltim.
“Boltim butuh RSUD, dari 15 Kab/kota (di Sulut) cuma Boltim yang belum memiliki rumah sakit umum. Boltim butuh sentuhan dan hibah kaitan dengan RSUD,” ujar Lamusu saat diwawancarai cintasulut.com lewat ponsel.

Reses Rita Lamusu1Di samping itu, demi menunjang sumber daya manusia yang berkualitas, pendidikan tentu saja memiliki peranan penting. “Boltim perlu dibangun perguruan tinggi,” tutur personil Komisi IV bidang Kesra ini.
Lamusu pun membeberkan seluruh aspirasi masyarakat yang diterimanya saat lakukan reses di beberapa lokasi.
“Seperti di Desa Kotabunan Selatan (Kecamatan Kotabunan), minta perbaikan tanggul yang dibangun provinsi dan sekarang rusak parah. Air bersih yang dibangun provinsi tahun 2015 di Kotabunan dengan nilai 6 miliar, Desa Motongkad (Kecamatan Motongkad) 9 miliar, belum bisa dipakai karena sampai sekarang belum selesai dan belum tahu kenapa air bersih yang diharapkan belum jalan. Bantuan untuk nelayan dan petani. Jalan utama Desa Otam hingga Passi (Kecamatan Passi Barat) yang panjangnya 5 km dan drainase supaya diperhatikan karena saat ini dalam keadaan rusak parah juga sempit.*papar Lamusu.
Aspirasi lain yang masuk, menurut Lamusu, yaitu soal bantuan untuk kelompok tani dan kelompok usaha lainnya, jalan alternatif di Desa Purwokerto hingga Moyang (Kotamobagu ) sepanjang 7 km sudah pernah diukur oleh provinsi lewat instansi terkait namun belum ada tindak lanjut. Begitu pula drainase dan dam di Desa Bangunan Wuwuk (Modayag Barat) agar diperhatikan. Pasalnya, “Daerah ini sering longsor kalau hujan deras akibat hutan di Gunung Ambang yang gundul, perlu ada reboisasi,” tukas Lamusu.* (jane)

==========

Tulisan lain:

LEAVE A REPLY