Dandes Rawan Bobol, Ini Imbauan Jenny Mumek

0
93
Jenny Mumek, anggota Deprov Sulut.
Jenny Mumek, anggota Deprov Sulut.

CINTASULUT.COM,- Prihatin, itulah kata yang pas ditujukan untuk dana desa (Dandes) saat ini. Mengapa? Bantuan pemerintah pusat untuk pembangunan tiap desa, justru dijadikan para oknum sebagai celah terjadinya penyimpangan alias bobol. Hal ini tentu saja jadi perhatian tiap pihak termasuk DPRD Sulut.
Dikatakan Jenny.M Mumek, Legislator di Gedung Cengkih (istilah DPRD Sulut), banyak cara dapat dilakukan agar tidak terjadi kebobolan anggaran tersebut.
“Ya, seperti pengawasan bersama antara masyarakat dan pemerintah kabupaten. Lakukan fungsi kontrol yang tepat. Di samping itu, sosialisasi ke masyarakat wajib dilakukan aparat desa atau kumtua bersama aparatur yang lain,” ujar Mumek saat ditemui sejumlah wartawan di ruang Komisi I, Jumat (12/5/2017).
Dikatakan pula, Pemerintah Kabupaten wajib aktif melakukan koordinasi dengan aparat desa.
“Anggaran ini berbandrol miliaran rupiah, dan penyalurannya pun secara langsung tanpa lewat Pemkab. Jadi, pengawasan atau kontrol perlu dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Mumek yang juga Sekretaris Komisi I bidang Pemerintahan ini.
Sedangkan, terkait aspirasi warga Desa Kalasey 2 Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa waktu lalu yang meminta agar pelantikan Kumtua ditunda, serta diduga adanya penyalahgunaan dana desa (Dandes), Mumek mengimbau agar ditindaklanjuti. “Bila data-datanya lengkap, ya lanjutkan saja. Dan pastinya pelantikan kumtua ditunda dulu,” pungkas Legislator PDIP ini menutup percakapan.* (jane)

==========

Tulisan lain:

LEAVE A REPLY