Deprov Sulut Serius Soal THR

0
45
James Karinda, Sisca Mangindaan, Marcel Sendoh SH.
James Karinda, Sisca Mangindaan, dan Marcel Sendoh SH.

CINTASULUT.COM,- Hari Raya umat Kristen sebentar lagi, dan karyawan sangat mengharapkan apa yang sudah ditetapkan oleh negara yaitu Tunjangan Hari Raya (THR). Namun demikian tetap masih banyak perusahaan yang tidak memenuhi apa yang jadi hak para pekerja. Hal ini jadi perhatian DPRD Sulut.
James Karinda,SH.MH, Ketua Komisi IV bidang Kesejahteraan rakyat (Kesra) pun angkat bicara. Menurutnya, perusahaan wajib memberikan THR dan sesuai kepada para pekerja.
“Berikan hak mereka jelang Natal ini, saya berharap tidak ada pekerja yang mengeluh tidak mendapatkan THR atau dapat THR tapi tidak sesuai dengan aturan yang berlaku” tegas legislator dapil Manado ini, Senin (5/12) kemarin.
Senada juga dikatakan personil komisi IV lainnnya, Siska Mangindaan. Bahkan, Mangindaan mengimbau agar jangan ada pekerja, karyawan, atau buruh yang beragama Nasrani harus masuk kerja saat hari Natal.
“Mereka kan harus masuk gereja,” tukas putri mantan orang nomor satu di Sulut ini.
Sementara itu, kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Marchel Sendoh SH, ketika dimintai imbauan terkait THR karyawan menyampaikan hal yang tak jauh berbeda dengan yang diharapkan oleh legislator gedung cengkih.
“Berdasarkan surat edaran dari Menaker no.01/Men/VI/2016 tentang THR Keagamaan maka pembayaran maksimal 7 hari sebelum hari raya yang dibayar masa kerja minimal 1 bulan dari 1/12× upah per bulan. Dan setiap dinas provinsi dan kab/kota sudah membentuk posko pengaduan bagi karyawan yang tidak mendapatkan hak mereka” jelas Sendoh.* (jane)

==========

Tulisan lain:

LEAVE A REPLY