Di Paripurna Jems Tuuk Serukan Aspirasi Petani BMR Tolak Impor Beras

0
2

SAVE_20210330_072220

CINTASULUT.COM,- Ir. Julius Jems Tuuk, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bolaang Mongondow Raya (BMR), di sela pelaksanaan Rapat Paripurna dalam rangka Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2020 di hadapan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey menyampaikan aspirasi warga BMR khususnya Desa Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow terkait isu adanya import beras.
“Saya kurang lebih seminggu di Bolaang Mongondow dan mendapat masukan dari para petani beras bahwa berterima kasih kepada Bapak Gubernur dan pimpinan DPRD Sulut. Dimana suport dari bapak gubernur
lewat Dinas Pertanian yaitu Ir. Novri Wowiling dinilai petani sudah sangat maksimal. Tetapi ketika panen melimpah tiba-tiba terdengar negara melakukan impor beras,” ujar Tuuk, Senin (29/3/2021) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulut.
Lebih lanjut disampaikan Tuuk bahwa impor beras tersebut akan memberikan dampak penumpukan beras yang otomatis membuat harga beras turun.
“Menjadi kekuatiran dari petani dan pengusaha, dan tolong sampaikan berita ini kepada bapak Gubernur agar Provinsi Sulawesi Utara menolak impor beras,” seruh Tuuk mengutip aspirasi petani beras di BMR.
Tuuk pun berpendapat bahwa Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut sangat konsen.
“Karena visi adalah berdikari di bidang ekonomi dan misinya memajukan kemandirian di bidang ekonomi dengan memperkuat di bidang pertanian,” tandas Tuuk sembari mengatakan bahwa masyarakat BMR sangat mencintai Gubernur dan Wakil Gubernur.* (jane)

LEAVE A REPLY