Diduga Korupsi Uang Negara Rp.321 Juta, Kacabjari Dumoga Tetapkan AM dan SM Sebagai Tersangka

0
83
Evans E. Sinulingga, SH, MH, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Kotamobagu di Dumoga.
Evans E. Sinulingga, SH, MH, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Kotamobagu di Dumoga.

CINTASULUT.COM,- Penyidik Pidana Khusus Cabang Kejaksaan Negeri Kotamobagu di Dumoga akhirnya menetapkan Inisial AM dan SM sebagai tersangka pengadaan mesin alat pertanian dan mesin perikanan, Selasa (3/12/ 2019).
Kacabjari Dumoga, Evans E. Sinulingga, SH, MH menetapkan keduanya sebagai tersangka karena diduga mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp321.931.931 (tiga ratus dua puluh satu juta sembilan ratus tiga puluh satu ribu sembilan ratus tiga puluh satu rupiah).
Berdasarkan Hasil Penghitungan Kerugian Keuangan Negara (LHA-PKKN), kerugian tersebut disebabkan adanya pengaturan harga antara penyedia (AM) dan Sangadi/Kepala Desa (SM) sehingga mengakibatkan kemahalan harga (mark-up) pada pengadaan mesin paras 120 unit, tangki semprot 120 unit, dan mesin katingting 7 unit, serta adanya pungutan pajak yang tidak disetor pada Anggaran Dana Desa di Desa Iloheluma Kecamatan Posigadan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) pada tahun 2018 dengan total anggaran sebesar Rp. 509.500.000 (lima ratus sembilan juta lima ratus ribu rupiah).
Ternyata, berdasarkan hasil pemeriksaan dan fakta hukum selama penyidikan maka AM dan SM telah memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai tersangka.
SM dan AM diduga melanggar Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 Jo. Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP yang mana keduanya telah memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian dalam pengadaan tersebut.* (jane)

==========
Tulisan lain:

LEAVE A REPLY