Diduga Melakukan Pencemaran Nama Baik VAP, NT Keberatan Dakwaan dan Tuntutan JPU

0
37
Kasus dugaan pencemaran nama baik atas Bupati Minahasa Utara (Minut) VAP dengan terdakwa NT kembali disidangkan di Pengadilan Negeri Airmadidi, Minut, Rabu (11/3/2020).
Kasus dugaan pencemaran nama baik atas Bupati Minahasa Utara (Minut) VAP dengan terdakwa NT kembali disidangkan di Pengadilan Negeri Airmadidi, Minut, Rabu (11/3/2020).

CINTASULUT.COM,- Sidang atas kasus dugaan pencemaran nama baik atas Bupati Minahasa Utara (Minut) VAP dengan terdakwa NT terus bergulir di Pengadilan Negeri Airmadidi, Minut, Rabu (11/3/2020).
Kali ini masuk pada agenda Duplik (tanggapan) atas Replik JPU Kehati, atas dakwaan dan tuntutan terhadap terdakwa yang dijerat pasal tentang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE) sebagaimana dalam dakwaan tunggal.
Dalam sidang dengan Majelis Hakim yang dipimpin oleh Nur Dewi Sundari SH dengan anggota Vera Kaurong SH MHum dan Haryanto Mamonto SH, terdakwa membacakan dupliknya, yang pada intinya terdakwa berkeberatan atas pasal yang didakwakan dan tuntutan Jaksa Kejari Airmadidi, dimana Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (1) UU No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008, bahwa terdakwa didakwa dengan penghinaan dan/ atau pencemaran nama baik dengan sanksi pidana Pornografi.
“Dakwaan dan tuntutan JPU, sebagaimana dimaksud dalam pasal 27 ayat (3) UU no 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU no 11 tahun 2008 tentang ITE, dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik muatan penghinaan. Dan sanksi pidana pornografi sebagaimana bunyi pasal 45 ayat (1) UU no.19 tahun 2016 tentang muatan yang melanggar kesusilaan, harus batal demi hukum,” ucap terdakwa dalam Duplik, keberatan atas pasal dalam dakwaan dan tuntutan JPU.
Terdakwa dengan kerendahan hati memohon agar majelis hakim dapat memutus perkara dengan membebaskannya dari dakwaan dan tuntutan, merehabilitasi dan memulihkan nama baik terdakwa dan apabila majelis hakim berpendapat lain agar putusan seadil-adilnya.
Diketahui, JPU Devi Anggreta SH dalam tuntutannya, menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan, dengan perintah ditahan dan atau denda Rp50 juta subsidair 6 bulan kurungan. Dengan agenda selanjutnya putusan pada pekan depan.* (jane)

==========
Tulisan lain:

SHARE

LEAVE A REPLY