Dipimpin Langsung Kasi Penkum Yoni Mallaka, Kejati Sulut Beri Penerangan Hukum Penggunaan Dana Kelurahan di Bunaken

0
34
Tim Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut saat melakukan kegiatan Penerangan Hukum di Kecamatan Bunaken Kota Manado, Selasa (11/2/2020).
Tim Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut saat melakukan kegiatan Penerangan Hukum di Kecamatan Bunaken Kota Manado, Selasa (11/2/2020).

CINTASULUT.COM,- Tim Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut kembali melakukan Penerangan Hukum di Tahun 2020. Kegiatan Penerangan Hukum perdana dilaksanakan Selasa (11/2/2020) pukul 09.00 Wita, di Kecamatan Bunaken Kota Manado.
Tim Penerangan Hukum Kejati Sulut dipimpin oleh Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Yoni E. Mallaka, SH., terdiri dari Kasi E pada Asintel Kejati Sulut Khathryna I. Pelealu, SH. MH, Reny Hamel, SH, Heskiel Sumombo, SH, Tertius Lumimbus, dan Muh. Ibrahim Akbar.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Bunaken ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kecamatan Bunaken, Para Lurah, dan Kepala Lingkungan se-Kecamatan Bunaken.
Saat memberikan sambutan, Camat Bunaken, Drs. Boyke Pandean mengatakan menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh Kejati Sulut dan berterimakasih telah memilih Kecamatan Bunaken menjadi tempat pelaksanaan kegiatan penerangan hukum.
Lebih lanjut dikatakan Pandean, di Kecamatan Bunaken permasalahan tentang tanah berada di urutan pertama yang paling sering terjadi, selain permasalahan-permasalahan lainnya seperti narkoba dan menghirup lem ehabond.
Selain itu Pandean juga menyinggung tentang pemanfaatan Dana Kelurahan Tahun 2020 di setiap kelurahan di Kecamatan Bunaken.
Oleh karena itu Pandean berharap agar seluruh jajarannya dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan baik dan setiap permasalahan-permasalahan yang terjadi agar disampaikan kepada Tim Penerangan Hukum Kejati Sulut untuk bersama sama dicarikan solusinya agar tidak terjerat masalah hukum.
Usai sambutan camat dilanjutkan dengan pemaparan materi secara bergantian oleh para narasumber yaitu Kasi Penkum Yoni.E Mallaka, SH yang menyampaikan materi tentang Tindak Pidana Korupsi dan Kasi E pada Asintel Khathryna Ikent Pelealu, SH.MH tentang Tindak Pidana Narkoba.
Dalam pemaparannya terkait Tindak Pidana Korupsi Kasi Penkum antara lain menjelaskan, berdasarkan UU Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI bahwa Kejaksaan RI merupakan salah satu instansi yang berwenang menangani perkara tindak pidana korupsi.
Menurut Mallaka, Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan beserta Kepala Lingkungan merupakan ujung tombak dalam pelayanan kepada masyarakat khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan.
“Apalagi akan sudah ada dana kelurahan yang telah digulirkan sejak tahun 2019,” tutur Mallaka.
Oleh karena itu lanjut Mallaka, dalam pengelolaan dana kelurahan yang ada di Kecamatan Bunaken dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. “Serta sesuai dengan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan yang ada, sehingga tindak terjadi tindak pidana korupsi.”
Sedangkan Khathryna Ikent Pelealu, SH.MH, menyampaikan materi tentang narkotika dan obat-obat terlarang lainnya.
Dirinya pun memaparkan tentang definisi narkoba serta jenis-jenis obat yang termasuk di dalamnya, serta ancaman pidana sebagaimana yang di atur dalam UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Menurut Ikent, sudah banyak jenis narkoba baru ada di Indonesia.
“Oleh karena itu dibutuhkan kerja keras dari semua pihak baik pemerintah, penegak hukum, maupun masyarakat untuk memberantas hal-hal tersebut,” paparnya.
Guna memberantas penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang ini, Kejati Sulut melalui Tim Penyuluhan/Penerangan Hukum telah masuk ke sekolah-sekolah dan instansi-instansi pemerintah untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan/penerangan hukum tentang bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang.
Menariknya, kegiatan ini mengungkap berbagai persoalan yang tertuang pada sesi tanya jawab seperti permasalahan tanah.
Usai sesi tanya jawab, dilanjutkan dengan penyerahan stiker dan brosur anti korupsi dan anti narkoba kepada para peserta yang hadir.
Secara simbolis penyerahan stiker dan brosur anti korupsi diserahkan oleh Kasi Penkum kepada Sekretaris Kecamatan Bunaken. Sedangkan stiker dan brosur anti narkoba diserahkan secara simbolis oleh Kasi E kepada Lurah Meras.
Kegiatan ini berlangsung dengan baik dan lancar. Di akhir acara para peserta di beri kesempatan secara bergantian untuk melihat alat peraga narkotika dan obat-obat terlarang yang dibawa oleh Tim Penkum.* (jane)

==========
Tulisan lain:

LEAVE A REPLY