Ditetapkan Tsk, Dugaan Penggelapan Dirut BWBC Berujung Di Meja Hijau

0
29
Suasana sidang praperadilan terkait penetapan tersangka Dirut PT BWBC dalam kasus dugaan penggelapan.
Suasana sidang praperadilan terkait penetapan tersangka Dirut PT BWBC dalam kasus dugaan penggelapan.

CINTASULUT.COM,– Ditetapkan sebagai tersangka (tsk) oleh Polresta Manado, Direktur Utama (Dirut) PT. Bangun Wenang Beverages Coy (BWBC) akhirnya berujung di meja hijau.
Roland Thenoch melalui Penasehat Hukumnya telah mengajukan gugatan pra-peradilan (praper) atas langkah yang ditempuh pihak Polresta Manado.
Dalam persidangan praper, Kamis (2/11/2017) kemarin, Hakim Tunggal Lukman Bachmid telah membuka jalannya persidangan dan menerima jawaban termohon atas gugatan yang dilayangkan pemohon (pihak tersangka).
Usai itu, calon Ketua Pengadilan Negeri Klas I A Jayapura ini kemudian menutup persidangan dengan mengagendakan sidang kembali digelar, Jumat (3/11/2017), masuk dalam tahap pemasukan bukti baik dari pihak pemohon dan termohon.
Terinformasi, Dirut PT. BWBC telah dilaporkan ke Polresta Manado atas aksi penggelapan barang. Dalam hal ini, tersangka Roland dituding nekad menjual barang sitaan yang berada dalam penguasaan Kurator Suwandi. Barang tersebut berupa mobil milik tersangka.
Jauh sebelum langkah itu dilakukan tersangka, diketahui kalau pada tanggal 22 September 2016, Pengadilan Niaga Makassar telah memutuskan bahwa PT. BWBC resmi dinyatakan pailit dengan segala akibatnya. Waktu itu pengadilan juga telah menunjuk Suwandi sebagai Kurator. Adapun sejumlah kekayaan milik tersangka langsung disita Negara.
Menariknya, tersangka justru berani menjual mobil miliknya tanpa ada persetujuan Kurator.
Menurut tersangka, mobil tersebut tidak termasuk Boedel Pailit. Namun, Kurator keberatan dan melalui Penasehat Hukumnya melaporkan perbuatan tersangka ke Polresta Manado.
Atas dasar laporan itu, pihak Polresta lantas melakukan pengusutan dan pada tanggal 13 Oktober 2017, penyidik telah menetapkan Roland sebagai tersangka.
Keberatan dijadikan tersangka, Roland melalui Penasehat Hukumnya tempuh jalur praper. Dan kini masih berproses di PN Manado.* (jane)

==========
Tulisan lain:

LEAVE A REPLY