DPRD Provinsi Sulut Bahas Penyampaian Ranperda Perubahan APBD 2019

0
333
DPRD Sulut menggelar rapat paripurna membahas Penyampaian Ranperda Perubahan APBD 2019.
DPRD Sulut menggelar rapat paripurna membahas Penyampaian Ranperda Perubahan APBD 2019.

ADVERTORIAL, CINTASULUT.COM,- DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Penyampaian/Penjelasan Ranperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2019.
Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Sulut, Andrei Angouw.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw didampingi para pimpinan dewan lainnya dan dihadiri Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw.
Rapat dipimpin Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw didampingi para pimpinan dewan lainnya dan dihadiri Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw.

Penyampaian perubahan APBD dirangkaikan dengan pemandangan umum fraksi-fraksi.
“Pemandangan umum fraksi-fraksi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan tahapan selanjutnya,” kata Angouw di Ruang Paripurna DPRD Provinsi Sulut, Selasa (13/8/2019).

Anggota DPRD Sulut Hi. Amir Liputo SH dari Fraksi Keadilan Sejahtera saat menyampaiikan pemandangan umum fraksi.
Anggota DPRD Sulut Hi. Amir Liputo SH dari Fraksi Keadilan Sejahtera saat menyampaiikan pemandangan umum fraksi.

Pada kesempatan itu Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw menjelaskan rincian perubahan APBD 2019, bahwa jumlah belanja daerah diplot sebesar Rp4,77 triliun atau mengalami kenaikan dari target sebelumnya sebesar Rp4,50 triliun atau mengalami kenaikan 5,90%.
Adapun rinciannya adalah rincian belanja tidak langsung bertambah sebesar 3,43% dari Rp2,162 triliun menjadi Rp2,23 triliun dan Belanja langsung terjadi penyesuaian dari Rp2,34 triliun menjadi Rp2,53 triliun atau bertambah sebesar 8,18%.

Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw saat menyampaikan Ranperda APBD Perubahan (APBD-P) Tahun 2019.
Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw saat menyampaikan Ranperda APBD Perubahan (APBD-P) Tahun 2019.

Selanjutnya, untuk pembiayaan daerah tahun 2019 ditargetkan sebesar Rp425,82 miliar pada APBD perubahan ini ditetapkan menjadi Rp679,51 miliar.
Sedangkan pengeluaran pembiayaan daerah yang ditargetkan sebesar Rp20 miliar tidak mengalami perubahan.
Lebih rinci Kandouw menyebutkan bahwa substansi materi rancangan perubahan APBD tahun 2019, untuk pendapatan daerah pada tahun 2019 ditargetkan sebesar Rp4,09 triliun  berubah menjadi Rp4,11 triliun atau naik 0,29% (Rp11,95 miliar).

Anggota dewan Edwin Lontoh dari Fraksi Partai Demokrat menyerahkan Pemandangan Umum Fraksi.
Anggota dewan Edwin Lontoh dari Fraksi Partai Demokrat menyerahkan Pemandangan Umum Fraksi.

Untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan sebesar Rp1,26 triliun berubah menjadi Rp1,27 triliun atau bertambah sebesar Rp7,97 miliar.
Dana perimbangan yang ditargetkan sebesar Rp2,702 triliun berubah menjadi Rp2,706 triliun atau bertambah sebesar Rp3,98 miliar.
Lain-lain pendapatan daerah yang sah yang ditargetkan sebesar Rp126,90 miliar tidak mengalami perubahan.

Sekretaris Daerah Prov. Sulut Edwin Silangen (kiri) turut hadir dalam rapat paripurna.
Sekretaris Daerah Prov. Sulut Edwin Silangen (kiri) turut hadir dalam rapat paripurna.

“Menjadi harapan ranperda ini dapat ditanggapi oleh segenap anggota dewan yang terhormat dan pada waktunya nanti, seiring dengan berbagai proses, akan dilaksanakan. Dan rancangan perubahan ini dapat diterima dan diparipurnakan bersama, sehingga akan semakin mendekatkan langkah kita dalam pencapaian berbagai target pembangunan di sisa tahun anggaran 2019,” jelas Kandouw di Ruang Paripurna DPRD Provinsi Sulut, Selasa (13/8/2019).

Rapat turut dihadiri unsur Forkopimda Sulut.
Rapat turut dihadiri unsur Forkopimda Sulut.

Selanjutnya, Kandouw mengajak kepada setiap perangkat daerah diharapkan semakin optimal dalam pengelolaan dan penyerapan anggaran di sisa tahun anggaran ini. Dalam artian optimal dari sisi pelaksanaan, manfaat, pertanggungjawaban serta harus sesuai dengan koridor ketentuan yang berlaku.

Rapat dihadiri para anggota dewan
Suasana di Ruang Paripurna saat rapat berlangsung.

“Kepada segenap stakeholder pembangunan bangsa di daerah ini, khususnya kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD provinsi Sulawesi Utara, saya mengajak untuk terus menjaga sinergitas kerja. Khususnya realisasi berbagai program strategis nasional dan prioritas nasional di Sulawesi Utara.(advetorial)

==========
Tulisan lain:

LEAVE A REPLY