Hasil Sidang Pengadilan Tipikor Jakarta Patahkan Nama OD Terima Aliran Dana e-KTP

Jems Tuuk: OD adalah pemimpin yang bersih

0
173
Ir. Julius Jems Tuuk, Legislator DPRD Sulur.
Ir. Julius Jems Tuuk, Legislator DPRD Sulur.

CINTASULUT.COM,- Hasil sidang di Pengadilan Tipikor Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis 20 Juli 2017 pekan lalu, yang oleh Ketua Majelis Hakim John Halasan Butarbutar memvonis terdakwa korupsi Irman dan Sugiharto masing-masing 7 tahun dan 5 tahun penjara, akhirnya mematahkan berita bahwa OD salah satu oknum penerima aliran dana megaproyek E-KTP tahun 2011 yang merugikan negara Rp 2,3 triliun dari total nilai proyek sekitar Rp 5,9 triliun.
Dari 38 nama yang disebut, hanya tersisa 19 nama dan nama mantan Wakil Ketua Banggar DPR RI yang kini Gubernur Sulut Olly Dondokambey, secara meyakinkan disebut hakim tidak masuk daftar penerima aliran dana itu.
Hal ini juga yang jadi keyakinan Legislator di DPRD Sulut, Ir. Julius Jems Tuuk. Menurutnya, OD adalah pemimpin yang bersih.
“Sejak awal saya sudah sampaikan bahwa Bapak Olly Dondokambey, SE tidak terlibat dalam bentuk apapun pada proyek E KTP,” ujar Tuuk yang dihubungi cintasulut.com lewat ponsel, Minggu (23/7/2017).
Lanjut Tuuk, Olly Dondokambey adalah pemimpin  yang bersih, yang memberikan keteladanan bagi warga Sulut.
“Pemimpin yang berintegritas selalu memberikan contoh nyata kepada kita semua. Orang yang mengait-ngaitkan Pak Olly dalam kasus E-KTP adalah manusia yang tidak bertanggung jawab, dan itu adalah fitnah politik kepada beliau.  Majulah terus pak Olly … for Sulut yang lebih hebat lagi,” tandas Tuuk yang juga Ketua Dewan Kehormatan PDIP Sulut ini.* (jane)

==========
Tulisan lain:

LEAVE A REPLY