ICU RSUP Kandou Miliki Tempat Tidur Terbatas, Pasien Kritis 2 Hari Masih di IGD

0
84
Personil Komisi IV DPRD Sulut saat lakukan sidak di RSUP Prof. Kandou
Personil Komisi IV DPRD Sulut saat lakukan sidak di RSUP Prof. Kandou

CINTASULUT.COM,- Langkah cepat dalam penanganan kesehatan demi keselamatan terus dipacu oleh pihak RSUP Prof.Kandou Malalayang Manado. Namun apa daya keterbatasan fasilitas jadi kendala dari pelayanan pihak rumah sakit. Hal ini didapati Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) DPRD Sulut saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak), Selasa (17/12/2019) kemarin sekira pukul 11:00 WITA.
Komisi IV yang terdiri dari Braien Waworuntu (Ketua), Careig N Runtu (Wakil), dan Melky.J Pangemanan (Anggota) saat sidak di ruang IGD RSUP Prof.Kandou mendapati salah satu pasien, Yohana Mamanua (62) asal Tombatu masih dirawat di ruangan gawat darurat. Padahal dalam kondisi kritis pasien seharusnya sudah berada di ruang ICU. Mirisnya lagi saat ditanyai Braien, pasien sudah menunggu 2 hari untuk dipindahkan ke ruangan ICU.
Mendapati itu, Braien pun angkat bicara. Menurutnya, pelayanan kesehatan RSUP Prof. Kandou lebih ditingkatkan supaya tidak ada lagi pasien titipan seperti ini.
“Cari solusi terbaik terkait masalah ini, karena ini menyangkut nyawa seseorang, harus bergegas jangan diam di tempat. (Dalam) 1-2 hari ke depan Komisi IX DPR RI akan melakukan kunker di Sulut, salah satunya akan menyambangi RS Kandou, semoga Pemerintah Pusat dapat melihat kekurangan ini untuk segera diperjuangkan. Intinya, sebagai wakil rakyat, kita sama-sama berjuang ” jawab Politisi Partai Nasdem itu.
Hal senada dikatakan Wakil Ketua Komisi IV Careig Runtu. Dirinya juga menyoroti fasilitas yang ada di RSUP malalayang masih kurang.
“Harus dilengkapi karena kedepan pasti ada penambahan penambahan anggaran,” tutur yang akrab disapa CNR.
Ditambahkannya lagi, fasilitas memadai harus didukung dengan kinerja yang maksimal. “Untuk itu, Komisi IV akan mendorong pemerintah provinsi maupun pusat untuk realisasi fasilitas RS Kandou,” ucap Politisi Partai Golkar.
Begitu pula yang disampaikan Politisi Partai PSI Melky Pangemanan. Menurutnya, Komisi IV melakukan sidak di RSUP Prof. Kandou guna memastikan aduan dan aspirasi dari masyarakat
“Anggota DPRD Sulut baru saja selesai melakukan reses dan terungkap, banyak sekali aduan terkait pelayanan kesehatan dari RS Kandou. Untuk itu, kami Komisi IV melakukan sidak ini guna memastikan aspirasi dari warga. Dan tadi temuan di lapangan, salah satu pasien mengatakan bahwa pelayanan agak lambat tentunya ini jadi PR bersama, Kami DPRD sementara menjalankan fungsi pengawasan terhadap RS Kandou. Dan juga terkait dengan kekurangan fasilitas kesehatan perlu didorong, karena ini adalah salah satu harapan masyarakat Sulut agar pelayanan kesehatan semakin baik dan maksimal,” ucap MJP.
Sementara, Dr. Celestinus Egiya Munthe, Direktur Medik Keperawatan RSUP Kandou menjelaskan, bahwa terkait masalah yang ditemukan saat sidak bukan pelayanan yang lambat tapi sarana yang kurang memadai.
“Jadi, ketika ditemukan adanya pasien yang butuh ICU dan di saat yang bersamaan juga ruang ICU sudah full. RS Kandou hanya bisa menampung 15 pasien ICU, jadi tidak mungkin kita memindahkan pasien yang masih membutuhkan ruang ICU, itu berbahaya. Untuk itu, pasien bersangkutan terus diobservasi yang mana itu bisa mendukung kehidupannya. Jadi, kami RS Kandou meminta kepada Komisi IV DPRD Sulut dapat mendorong dan memperjuangkan di segi sarana prasarana dalam hal ini penambahan ruang ICU,” jelas dia.
Diketahui, ketiga personil Komisi IV tersebut melakukan sidak di beberapa ruangan. Pertama IGD, lanjut ke ruang ICU, dan berakhir di ruang anak.* (jane)

==========
Tulisan lain:

SHARE

LEAVE A REPLY