Inilah Aktivitas OD – SK Dalam Rangkaian Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-72

Dari Taptu Hingga Tos Kenegaraan, Semuanya Berlangsung Hikmat

0
196
Gubernur Sulut Olly Dondokambey Jadi Irup Upacara Peringatan Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey Jadi Irup Upacara Peringatan Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72.

ADVERTORIAL, CINTASULUT.COM,- Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Kamis (17/8/2017) pagi bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 tingkat Provinsi Sulawesi Utara di Lapangan KONI Sario, Manado. Upacara ini turut dihadiri Wagub Drs Steven O. E Kandouw bersama Ibu dr. Kartika Devi Tanos, Ketua TP.PKK Provinsi Sulut Ibu Ir. Rita Maya Dondokambey-Tambuwun, Sekprov Edwin Silangen SE bersama Ibu Ivon Silangen Lombok, Unsur Forkopimda, Pimpinan dan Aggota DPRD Sulut, serta Pejabat teras Pemprov, Legiun Veteran serta tamu undangan lainnya.

Inilah Pasukan Delapan yang bertugas membawa dan mengibarkan bendera merah putih.
Inilah Pasukan Delapan yang bertugas membawa dan mengibarkan bendera merah putih.

Upacara bendera yang berlangsung hikmat itu dimulai tepat pukul 10.00 WITA. Diawali dengan devile peserta masuk ke lapangan upacara, selanjutnya Komandan Upacara Letkol Laut Drs. Lorensius Ari Ponggi melaporkan kepada Inspektur Upacara bahwa upacara Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 72 siap dimulai.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyerahkan bendera kepada Stefany Maramis, siswi SMA Kristen Eben Haezer Manado yang bertugas sebagai pembawa baki bendera untuk dikibarkan.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyerahkan bendera kepada Stefany Maramis, siswi SMA Kristen Eben Haezer Manado yang bertugas sebagai pembawa baki bendera untuk dikibarkan.

Dalam upacara tersebut Ketua DPRD Provinsi Sulut Andrei Angouw membacakan Naskah Teks Proklamasi. Sedangkan pengibaran bendera merah putih dilakukan oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Sulut yang merupakan siswa-siswi SMA berprestasi dari 15 Kabupaten/Kota se-Sulut. Pengibaran bendera diiringi Lagu Kebangsaan ‘Indonesia Raya’.

Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) sedang menjalankan tugas pengibaran bendera putih.
Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) sedang menjalankan tugas pengibaran bendera putih.

Upacara peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI diakhir dengan pembacaan doa secara berantai.
Usai pelaksanaan upacara, para hadirin pun disuguhi lantunan lagu-lagu perjuangan yang dibawakan oleh pelajar SMA se-Sulut, dilanjutkan dengan drama kolosal perjuangan pejuang asal Sulut, Robert Wolter Monginsidi dalam menumpas penjajahan.
Gubernur berharap, masyarakat Sulawesi Utara dapat memaknai momen HUT Proklamasi sebagai suatu kebangkitan, untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan.
“Mari kita maknai HUT Proklamasi suatu kebangkitan, juga menjaga persatuan dan kesatuan negara tercinta Indonesia, sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa,” ungkap Dondokambey didampingi Wagub Kandouw yang ikut menggelorakan semangat kemerdekaan.

Penurunan Bendera, Olly Tetap Irup
Sore harinya, Gubernur Sulut Olly Dondokambey kembali menjadi Inspektur Upacara pada Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di tempat yang sama. Upacara yang dimulai sekitar pukul 17.00 WITA itu juga dihadiri Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Sulut Ir. Rita Dondokambey-Tamuntuan, Wakil Ketua TP-PKK Sulut dr Kartika Devi Kandouw-Tanos, jajaran Forkopimda Sulut, Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, Ketua DWP Sulut Ivonne Lombok, para Wakil Ketua dan Anggota DPRD Sulut, pejabat teras di Lingkup Pemprov Sulut, Anggota Legiun Veteran, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kalangan siswa.

Gubernur Olly Dondokambey juga menjadi Inspektur Upacara saat penurunan bendera di sore hari.
Gubernur Olly Dondokambey kembali menjadi Inspektur Upacara saat penurunan bendera di sore hari.

Sebelum penurunan bendera dilakukan oleh Pasukan Pengibar Bendera, hadirin disuguhkan dengan persembahan puji-pujian lagu kemerdekaan darii ratusan siswa SMK Negeri 1 Manado. Di akhir upacara, dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin para tokoh agama Provinsi Sulut.

Gubernur Olly Dondokambey siap menerima bendera yang dibawa Anisa Mokoginta, siswi SMK Yadika untuk disimpan kembali.
Gubernur Olly Dondokambey siap menerima bendera yang dibawa Anisa Mokoginta, siswi SMK Yadika untuk disimpan kembali.

Tos Kenegaraan di Rumah Dinas Gubernur
Dan menutup rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72 tingkat Provinsi Sulawesi Utara, usai upacara penurunan bendera pada sore hari, semalam Gubernur Olly Dondokambey didampingi isteri yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulut, Ir. Rita Dondokambey-Tamuntuan menggelar acara ‘Tos Kenegaraan’, masih dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-72. Acara resepsi kenegaraan itu diadakan di rumah dinas Gubernur di Kompleks Gubernuran Bumi Beringin, Manado dan dihadiri Wakil Gubernur Steven Kandouw, Sekretaris Provinsi Edwin Silangen, Forkopimda, dan kalangan masyarakat Sulut.

Asisten II Setdaprov Sulut Ruddy Mokoginta selaku Ketua Umum Panitia HUT Kemerdekaan RI ke 72
Asisten II Setdaprov Sulut Ruddy Mokoginta selaku Ketua Umum Panitia HUT Kemerdekaan RI ke 72 menyampaikan laporan di acara resepsi kenegaraan, Kamis (17/8/2017) malam.

Dalam kesempatan itu Gubernur juga mengajak warga Sulut untuk terus bersatu, bahu membahu memberi kontribusi positif bagi negara dan daerah demi Sulut yang semakin hebat di masa depan.
Kegiatan ini turut hadiri pula oleh Ketua DPRD Sulut, Andrei Angow Pangdam XIII Mayjen TNI, Ganip Warsito, Kapolda Sulut, Irjen Pol, Bambang Waskito.

Wagub Hadiri Upacara Taptu
Sehari sebelumnya, pada Rabu (16/8/2017) digelar pula Upacara Taptu, Pawai Obor, dan Malam Renungan Suci sebagai bagian dari rangkaian Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Provinsi Sulut. Kegiatan ini digelar untuk menanamkan rasa cinta kepada tanah air. Selain itu juga bertujuan untuk mengenang kembali perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia, khususnya di daerah Sulawesi Utara.
Upacara Taptu digelar Rabu sore di Lapangan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulut, Jl. Bethesda Manado dipimpin Kapolda Sulut Irjen Pol Drs. Bambang Waskito, dan dihadiri Wagub Steven Kandouw, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito, unsur Forkopimda, Wakapolda Sulut, dan pejabat Utama Polda Sulut. Sedangkan peserta pawai terdiri dari anggota TNI, Polri, instansi pemerintah, serta pelajar dan gerakan Pramuka dari berbagai sekolah di Kota Manado.

Pawai diawali dengan pemasangan api obor secara simbolis oleh Kapolda Sulut kepada perwakilan peserta..
Kapolda memasang api obor secara simbolis kepada perwakilan peserta sebagai tanda dimulainya pawai obor.

Pawai diawali dengan pemasangan api obor secara simbolis oleh Kapolda Sulut kepada perwakilan peserta. Setelah obor peserta seluruhnya menyala, pada pukul 18.00 WITA pawai obor pun dilepas oleh Kapolda Sulut dan Wagub Sulut Steven Kandouw. Peserta pawai obor melewati Jl. Bethesda – pertigaan Bahu Mall, Jalan Pierre Tendean, Boulevard – dan finish di kawasan Marina Plaza Manado.

Renungan Suci di TMP
Selanjutnya pada Rabu (16/8/2017) malam, Pemprov Sulut bersama jajaran TNI dan Polri melaksanakan apel kehormatan dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kairagi dipimpin Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Ganip Warsito. Bagai tak ada kata lelah, Wagub Sulut Steven Kandouw pun masih hadir dalam kegiatan ini bersama Kapolda Irjen Pol Drs. Bambang Waskito, Forkopimda dan tokoh agama, dengan peserta terdiri dari personel TNI, Polri, PNS, pelajar dan Gerakan Pramuka.

Selaku Pemimpin Upacara, Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito membacakan naskah renungan suci.
Selaku Pemimpin Upacara, Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito membacakan naskah renungan suci.

Seperti halnya Taptu dan Pawai Obor, kegiatan di TMP Kairagi ini juga bertujuan untuk mengenang dan menghormati jasa serta pengorbanan pahlawan dalam masa perjuangan merebut kemerdekaan.
Apel yang berlangsung sekitar 30 menit itu ditandai dengan pembacaan naskah Renungan Suci, penghormatan serta hening cipta dipimpin oleh Pangdam Mayjen TNI Ganip Warsito selaku inspektur upacara. Setelah itu petugas menyalakan obor di hampir setiap makam dan sejumlah anggota keluarga juga menaburkan bunga di pusara para pahlawan sebagai penghormatan atas jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia.* (advertorial)

==========
Tulisan lain:

LEAVE A REPLY