Kajari Manado Tegaskan Batas Pengembalian Uang Negara 10 Maret 2020

Kasus dugaan korupsi dana Tunjangan Perumahan dan Transportasi Pimpinan dan Anggota Dewan Kota Manado periode 2014-2019

0
67

Maryono SH

CINTASULUT.COM,- Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado lewat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Maryono, SH. MH menegaskan, bahwa batas waktu pengembalian uang negara berbanderol Rp6 miliar atas kasus dugaan korupsi dana Tunjangan Perumahan dan Transportasi Pimpinan dan Anggota Dewan Kota Manado periode 2014-2019 pada tanggal 10 Maret 2020. Hal ini disampaikan Kajari Manado saat dikonfirmasi media ini lewat ponsel, Kamis (6/2/2020).
Saat ditanyakan apakah sudah diberitahukan secara tertulis kepada 40 Anggota Dewan Kota Periode 2014-2019, Kajari mengatakan bahwa diberitahukan secara lisan dan salah satu Anggota Dewan periode yang dimaksud sudah datang ke kantor Kajari Manado untuk konfirmasi.
“Sudah ada yang datang untuk konfirmasi, dan sudah idsampaikan ke beliau. Bila ada anggota dewan yang belum tahu mungkin beliau belum sampaikan,” tutur Kajari.
Dikatakan pula secara tegas oleh Kajari Manado Maryono, bahwa pengembalian uang negara tersebut dilakukan sekaligus.
“Tidak dicicil. Jadi, kalau yang mengembalikan syukur kalau tidak, ya ditanggung sendiri oleh penumpang kan….,” tutup Kajari Manado.
Adapun pengembalian uang negara tersebut berkisar Rp.150 juta hingga Rp.200 juta per anggota dewan.
Diketahui, Kejari Manado resmi meningkatkan Kasus Dugaan Korupsi Dana Tunjangan Perumahan dan Tunjangan Transportasi Pimpinan dan Anggota DPRD Manado periode 2014-2019 ke Penyidikan.* (jane)

==========
Tulisan lain:

SHARE

LEAVE A REPLY