Kajati Bantah Tak Mampu Hadirkan VAP Di Persidangan

0
142
Kajati, M. Roskanedi (tengah).
Kajati, M. Roskanedi (tengah).

CINTASULUT.COM,- Sidang kasus dugaan korupsi pemecah/penahan ombak di Desa Likupang Dua Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara, berbanderol Rp8,8 miliar terus mendapat sorotan dari masyarakat. Sidang kasus dugaan korupsi pemecah ombak jilid 2 ini tetap saja tak mampu menghadirkan Bupati Minahasa Utara Vonny A Panambunan (VAP) dalam persidangan sebagai saksi.
Dikonfirmasi kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut, M. Roskanedi, SH, usai bertemu Ketua Laskar Manguni Indonesia (LMI), Hanny Pantouw, Kamis (22/11/2018) sekira pukul 13:30 wita di kantornya mengatakan, terus melakukan pemanggilan terhadap VAP.
“Orangnya dipanggil tidak datang. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin tapi orangnya tidak ada,” tutur Kajati dihadapan awak media.
Bahkan lanjut Kajati Sulut, usaha pemanggilan paksa pun sudah dilakukan.
“Usaha paksa juga, tapi orangnya tidak ada,” terang Roskanedi.
Tegasnya lagi, Roskanedi menyebut bahwa Kejaksaan Tinggi ada upaya penangkapan terhadap saksi VAP.
“Orang yang mau ditangkap tidak ada, dia kabur,” tandas Kajati Sulut, Roskanedi.* (jane)

==========
Tulisan lain:

LEAVE A REPLY