Kandow Lepas Keberangkatan 699 Jemaah Calon Haji Asal Sulut Tahun 2017

0
60
Wagub Sulut lepas keberangkatan 699 Jemaah Calon Haji asal Sulut, Sabtu (12/8/2017).
Wagub Sulut lepas keberangkatan 699 Jemaah Calon Haji asal Sulut, Sabtu (12/8/2017).

CINTASULUT.COM,- Pada Musim Haji tahun 2017 ini Sulawesi Utara akan memberangkatkan 699 Jemaah calon Haji (JCH) ke Tanah Suci. Sebenarnya Sulut mendapat kuota 715 orang Jemaah Calon Haji. Namun, menurut keterangan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji, ada mutasi sebanyak 15 orang dan satu orang meninggal dunia, sehingga jumlah Jemaah Calon Haji ( JCH ) asal Sulut tersisa 699 orang,
Jumlah jemaah terdiri  Kotamobagu 113 orang, Bolmong 42 orang  Bolmut 17 orang,  Bolsel 11 orang, Boltim 21 orang, Bitung 136 orang, Minahasa 16 orang, Minut 26, Minsel 9 orang  Mitra 15 orang , Tomohon 6 orang, Sangihe orang , 13 orang  Talaud 6 orang , Sitaro 5 orang , Manado 10 orang, dan TPHI 1 orang, TPIHI 1 orang, TKHI 3 Orang serta TPHD 5 orang.
Para JCH tersebut akan diberangkatkan dalam dua kelompok terbang (kloter) yaitu kloter 12 dan kloter 13 embarkasi Balikpapan. Pada kloter pertama, yaitu kloter 12 akan diberangkatkan 454 jemaah, dan sisanya diberangkatkan pada kloter 13.
Seluruh Jemaah Calon Haji asal Sulut tersebut secara resmi telah dilepas kenerangkatannya oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven O.E Kandouw didampingi Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Sulut dr Kartika Devi Kandouw -Tanos, MARS pada Sabtu (12/8/2017) malam.
“Sebagai Jemaah Haji tiada kata yang paling tepat selain bersyukur, bersyukur dan bersyukur karena melalui agama bapak,ibu saudara sekalian dapat melaksanakan kewajiban-kewajiban yang telah ditetapkan Tuhan dan dapat dijadikan bekal kebahagiaan baik di dunia maupun akhirat,” kata Wagub Kandouw dalam sambutannya.
Wagub berharap agar pelaksanaan ibadah haji ini dilakukan dengan penuh ketekunan, kesabaran dan keikhlasan, serta menjaga kesehatan. Selain itu taatilah petunjuk dari petugas yang nantinya mendampingi agar pulang nanti sudah menjadi haji yang benar-benar menjadi panutan di masyarakat.
Dikatakan wagub bahwa Ada tiga hal untuk naik haji. Yang pertama adalh niat, kemudian modal, dan substansi ke Arab itu sendiri yaitu untuk beribadah.
Menurut Kandouw, status haji ini tidak hanya pribadi dan keluarga yang merasakan, tetapi masyarakat bahkan bangsa dan negara merasakan betul -betul kehadiran saudara-saudara kita yang menggunakan status haji
“Status haji ini luar biasa kalau wakil gubernur bekas wakil gubernur atau bekas anggota dewan yang hebat tetapi haji  sampai mati tetap haji tidak ada tertulis bekas haji, justru itu satu sisi reward atau status penghargaan  sisi yang lain adalah tuntutan “, harap Wagub Kandouw.
Turut hadir Assisten 2 Pemprov Sulut Rudi Mokoginta, Bupati Bolsel Herson Mayulu, Kepala Kantor Kementerian Agama Sulut Dr.H Abdul Rasyid Gandon M.Ag, dan Perwakilan Forkopimda Sulut.* (hum)

==========
Tulisan lain:

LEAVE A REPLY