Kapal Pembangkit Listrik Disegel? Tuuk : Itu Tidak Bijaksana

0
10
Kapal genset Karadeniz. Inset: Julius Jems Tuuk, anggota DPRD Sulut.
Kapal genset Karadeniz. Inset: Julius Jems Tuuk, anggota DPRD Sulut.

CINTASULUT.COM,- Kabar disegelnya kapal pembangkit listrik Leasing Marine Vessel Power Plant (LMVPP) Karadeniz berkapasitas 120 MW di PLTU Amurang, Minsel, oleh Bea Cukai dikritik tegas oleh Anggota Komisi I DPRD Sulut Ir Julius Jems Tuuk.
Menurut Legislator Dapil Bolaang Mongondow Raya (BMR) ini, bukanlah tindakan yang bijaksana bila harus terjadi pemadaman listrik dengan alasan ijin dokumen berupa ijin impor tidak diperpanjang. Bahkan lanjut Tuuk, hal tersebut bisa menimbulkan masalah yang baru.
“Menurut saya, tidak bijaksana karena solusi seperti itu hanya menyebabkan timbulnya masalah baru,” ujar Tuuk, lewat pesan singkatnya via Whatsapp, Minggu (24/02/19) siang.
Dirinya juga mengungkapkan, jika memang benar bahwa dokumen import sudah tidak berlaku lagi sebaiknya diberikan teguran, jangan hanya mengutamakan ego sektoral.
“Jika benar bahwa dokumen impor sudah tidak berlaku sebaiknya diberikan teguran, denda, atau di laporkan ke aparat keamanan untuk ditindaklanjuti, jangan mengutamakan ego sektoral,” tegasnya.
Dilansir dari inews.id, kapal LMVPP Karadeniz yang berkapasitas 120 MV tersebut disegel oleh pihak Bea Cukai karena izin dokumen impor sudah habis masa berlaku. Kapal tersebut tak bisa beroperasi, sehingga akan berdampak terhadap kelistrikan interkoneksi Sulawesi Utara – Gorontalo. Dengan begitu, akan ada defisit kurang lebih 30 MW.* (jane)

==========
Tulisan lain:

LEAVE A REPLY