Komisi I Hearing Penyelenggara Pemilu, Fabian Kaloh: Gunakan Dana se Efektif dan Efisien Mungkin

0
31

kondisi

Komisi I DPRD Sulut melaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan dua instansi penyelenggara Pemilu yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulut, Selasa (28/1/2020).
Komisi I DPRD Sulut melaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan dua instansi penyelenggara Pemilu yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulut, Selasa (28/1/2020).

CINTASULUT.COM – Komisi I Bidang Pemerintahan dan HAM, Selasa (28/1/2020) melaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan dua instansi penyelenggara Pemilu yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulut.
Adapun RDP tersebut untuk mendengarkan program kedua penyelenggara dengan anggaran yang sudah ditetapkan dalam APBD 2020.
Diwawancarai media ini, Wakil Ketua Komisi I, Fabian Kaloh mengatakan agar KPU dan Bawaslu Sulut harus bekerja secara profesional sesuai regulasi yang ada.
“Dan, gunakan dana yang dihibahkan seefektif dan efisien mungkin,” tutur Politisi PDI Perjuangan ini.
Selain terkait anggaran, lanjut Fabian, di RDP itu ditanyakan juga terkait beberapa hal teknis tentang Calon Mantan Terpidana.
“Semua dijawab kalau KPU masih menunggu revisi PKPU 18/19,” tutup Legislator dari Dapil Bitung-Minut ini.
Diketahui, RDP tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi I, Vonny Paat didampingi Fabian Kaloh (Wakil), Ronald Sampel (Anggota) dan Imelda Rewah (Anggota).
Sementara dari pihak KPU Sulut dihadiri langsung oleh Ketua KPU Sulut, Ardiles Mewoh dan Komisioner lainnya yaitu Lanny Anggriany Ointu bersama jajarannya.
Begitu pula halnya dengan Bawaslu yang dihadiri Ketua Bawaslu Sulut, Herwyn Malonda dengan Komisioner lainnya.* (jane)

==========
Tulisan lain:

LEAVE A REPLY