Komisi II Deprov Sulut Seriusi Harga Cabe

0
24
Rapat Komisi II dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulut
Rapat Komisi II dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulut.

CINTASULUT.COM,- Masalah terkait fluktuasi harga rica (cabe) yang tidak stabil di Sulut, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut mendesak Dinas Ketahanan Pangan Sulut serta instansi terkait untuk berinovasi dan mencari solusi lain untuk mengatasi masalah tersebut.
“Masalah fluktuasi harga rica yang terjadi dari tahun ke tahun apalagi menjelang hari raya besar keagamaan, sudah merupakan masalah klasik,” ujar Ketua Komisi II, Cindy Wurangian dalam rapat dengar pendapat dengan Dinas Ketahanan Pangan Sulut, Senin (17/7/2017).
Lanjut dikatakan Wurangian, kinerja instansi terkait jangan hanya terus-menerus memakai cara lama dalam mengatasi permasalahan harga rica (cabe).
“Keterlibatan Dinas Ketahanan Pangan maupun instansi terkait jangan hanya sampai pemberian bibit saja, harus ada usaha lainnya untuk mengatasi permasalahan yang sering terjadi setiap tahun,” pungkas Politisi Partai Golkar ini.
Sementara itu, Kadis Pangan Sulut Rudy Mokoginta dalam penjelasannya mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait dan membentuk tim guna mengatasi inflasi harga di pasaran.
“Ada Tim Pengendali Inflasi Daerah yang di dalamnya berkoordinasi dengan Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, Bank Indonesia, Bulog, dan pihak kepolisian untuk melakukan penelusuran,” jelas Mokoginta.
Mokoginta pun mengakui adanya permainan pedagang besar yang menjadi penyebab kenaikan harga rica.
“Melonjaknya harga karena ada permainan dari pedagang besar. Makanya dilibatkan pihak polisi guna menelusuri dugaan permainan harga dari para pedagang besar. Selain itu, kenaikan harga rica juga disebabkan karena pedagang lebih memilih mengambil rica dari luar daerah seperti Surabaya dan Makassar dan pemasok utamanya dari Gorontalo,” tukas dia.
Bahkan, Mokoginta pun menduga ada oknum yang sengaja mempermainkan harga komoditi ini.
“Bisa jadi ada mafia yang mempermainkan harga rica ini,” pungkas dia.* (jane)

==========
Tulisan lain:

LEAVE A REPLY