KPN Manado Hadiri Rapat Pleno Laporan Tahunan MA

0
23
Ketua PN Manado Edward Simarmata SH LLM MTL dalam barisan (paling depan) memakai toga lengkap, dalam sidang pleno tahunan MA-RI di Gedung Cendrawasih Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (1/3/2018). (Foto : Hakim Juru Bicara PN ,Vincentius Banar SH MH)
Ketua PN Manado Edward Simarmata SH LLM MTL dalam barisan (paling depan) memakai toga lengkap, dalam sidang pleno tahunan MA-RI di Gedung Cendrawasih Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (1/3/2018). (Foto : Hakim Juru Bicara PN ,Vincentius Banar SH MH)

CINTASULUT.COM,- Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, bahwa Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Manado, Edward Simarmata, SH.LLM.MTL akan menghadiri Rapat Pleno Laporan Tahunan Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA-RI) tanggal 1 Maret 2018.
Tampak, sosok yang sudah melakukan pembenahan dan perubahan signifikan di PN Manado ini, dan dipercayakan Ketua MA-RI, Prof DR M Hatta Ali, SH.MH sebagai Sekretaris Tim Inti Laporan Tahunan MA-RI hadir di rapat itu, yang dilaksanakan di Gedung Cendrawasih Jakarta Convention Center (JCC), kemarin.
Diberitakan media, sidang pleno laporan tahunan Mahkamah Agung RI, dipimpin langsung Ketua Mahkamah Agung (KMA) Prof DR M Hatta Ali SH MH, dan dihadiri Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) serta para Ketua MA dari Negara-negara sahabat.
Terinformasi, dalam laporan Tahunan MA di 2017 dalam pidato Ketua MA RI. Prof Dr. Mohammad Hatta Ali SH MH, jika Mahkamah Agung menorehkan sejarah baru dalam penanganan sisa perkara.
Di tahun 2017 adalah yang terendah sepanjang sejarah MA, dengan 1.388 perkara. Para hakim di tingkat pertama angka , jauh lebih kecil dibandingkan sisa perkara di tahun sebelumnya yang mencapai 2.357 perkara. Dan berdasarkan data, sisa tunggakan dalam lima tahun terakhir ini terus mengalami penurunan yang signifikan. Dengan perbandingan di tahun 2012 sebanyak 10.112 perkara, maka MA mampu sedikit demi sedikit meminimalisir, hingga 86 persen sisa perkara.
Menurut Ketua MA Hatta Ali, menurunnya sisa tunggakan perkara tak lepas dari sistem dan regulasi yang dibuat MA beberapa tahun terakhir. Dengan sistem kamar di Mahkamah Agung, SK KMA no 214 tahun 2014 mengenai jangka waktu penanganan perkara di MA, sangat mempengaruhi produktivitas penanganan perkara.
“Dan dengan adanya kebijakan yang baru diterbitkan, Perma No 9 tahun 2017 tentang format/template dan pedoman penulisan putusan /penetapan MA. MA yakin di tahun 2018 terjadi lonjakan produktivitas penyelesaian perkara,” terang KMA Hatta Ali dalam pidato laporan tahunan.
Adapun laporan tahunan ini, dengan tema Integritas Aparatur dan Kualitas Pelayanan Publik Jadi Prioritas MA. Selain dihadiri oleh Presiden (Jokowi). Juga hadir para Menteri Kabinet, Pimpinan Lembaga Negara dan pejabat MA, serta badan peradilan di bawahnya. Termasuk di antaranya, hadir para Ketua MA negara-negara sahabat juga ribuan tamu undangan.* (jane)

==========

Tulisan lain:

LEAVE A REPLY