Kunker ke UNSRAT, Komisi IV Pertanyakan Penggunaan Dana Hibah

0
37
Komisi IV DPRD Sulut melakukan kunjungan kerja ke Universitas Sam Ratulangi Manado.
Komisi IV DPRD Sulut melakukan kunjungan kerja ke Universitas Sam Ratulangi Manado.

CINTASULUT.COM,- Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bidang Kesejahteraan Rakyat (KESRA), Rabu (6/3/2019) sekira pukul 11.00 Wita melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Universitas Negeri Sam Ratulangi (UNSRAT). Tim Komisi IV yang berkunjung yaitu James Karinda,SH.MH (Ketua), Fanny Legoh (Sekretaris), dan Siska Mangindaan (Anggota),
Saat kunker berlangsung, James Karinda mempertanyakan penggunaan dana hibah untuk UNSRAT yang diberikan setiap tahun.
“Terkait bantuan dana hibah, pemanfaatannya seperti apa, karena setiap tahun diadakan,” tanya Karinda di hadapan para wakil rektor (warek) UNSRAT, dosen, dan pemimpin lainnya.
Di samping itu, Karinda juga mengingatkan tentang indeks prestasi pendidikan di Sulut yang turun drastis.
“Indeks prestasi pendidikan yang sebelumnya di posisi dua kali ini berada di urutan 28. Angka fantastis yang wajib diperhatikan,” ujar Politisi Partai Demokrat ini.
Menanggapi pertanyaan-pertanyaan tersebut, Wakil Rektor bidang Akademik Prof. DR. Ir. Grevo S. Gerung, MSc mengatakan, di Indonesia bagian timur Unsrat peringkat ke 31 tahun 2018 naik peringkat dari tahun 2017 yakni pada peringkat 47.
“Sedangkan kinerja ranking 29 yang ditetapkan Kementerian,” terang Gerung.
Selain itu, adik kandung dari pakar filsafat Rocky Gerung ini pun mengungkapkan, untuk menunjang perkembangan UNSRAT, pemanfaatan aset sangat diperlukan, dan berharap DPRD Provinsi Sulut memberikan dukungan.
“Ada tanah di Sea luasnya 64 hektar yang lagi bermasalah. Sudah BLU tahun 2017. Mohon bantu penyelesaiannya untuk pemanfaatan aset. Selain itu, minta perhatian untuk ijin operasional di perijinan kota manado terkait rumah sakit gigi milik UNSRAT di jalan Sudirman,” ucap dia.
Sementara Rektor UNSRAT Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, MSc.DEA memaparkan, tahun 2019 ini sedang menerapkan sistem online.
“Sekarang UNSRAT bayak menggunakan online, bayar dan pendaftaran wisuda secara online. Tahun 2019 bayar UKT secara online. Jadi, memaksimalkan penggunaan online. Tidak ada lagi deal-deal atau penawaran,” jelas Rektor di hadapan James Karinda, Fanny Legoh dan Siska Mangindaan.
Karinda pun memberikan apresiasi atas perkembangan UNSRAT di bawah kepemimpinan Ellen Kumaat.
“Saya sangat mengapresiasi perkembangan UNSRAT. Apalagi dengan sistem seperti saat ini. Kerja ibu rektor luar biasa,” tandas Karinda.
Diketahui, kunker tersebut disambut juga oleh para Wakil Rektor dan pimpinan UNSRAT lainnya.* (jane)

==========
Tulisan lain:

LEAVE A REPLY