Madya Praja Jurgen Paat Gugat Rektor IPDN Jatinangor

0
65
Sofyan Jimmy Yosadi, SH.
Sofyan Jimmy Yosadi, SH.

CINTASULUT.COM,- Madya Praja tingkat 2 asal Sulawesi Utara (Sulut), Jurgen Paat akhirnya membawa kasus pemecatan dirinya oleh Rektor IPDN Jatinangor Jawa Barat pada tanggal 19 November 2020 lalu ke ranah hukum.
Lewat Kuasa Hukum, Sofyan Jimmy Yosadi, SH. dan Nur Setia Alam, SH. MKn, kasus ini bermuara di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung Jawa Barat.
“Proses hukum berkaitan dengan kasus diberhentikannya Madya Praja asal Sulawesi Utara berdasarkan Surat Keputusan Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri RI Hadi Prabowo Nomor 880-539 Tahun 2020 tertanggal 19 November 2020, kini akan memasuki tahap persidangan pertama,” ucap Yosadi saat diwawancarai awak media ini, kemarin.
Lebih lanjut disampaikan Yosadi, tahapan pendaftaran gugatan kepada Rektor IPDN Jatinangor dilaksanakan melalui E-Court dan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung Jawa Barat telah memberitahukan register Perkara tersebut terdaftar dengan Nomor : 16/2021/PTUN BDG tertanggal 16 Februari 2021.
“Setelah ada penetapan Majelis Hakim PTUN Bandung, melalui E-Court sudah diberitahukan relas pemanggilan para pihak baik kami sebagai Pihak Penggugat kuasa hukum Jurgen Paat maupun Pihak Tergugat Rektor IPDN Jatinngor, akan menghadiri sidang pertama pada Hari Selasa, tanggal 23 Februari 2021,” ungkap dia.
Pun tambah Yosadi, sebagai Kuasa Hukum Jurgen Paat akan hadir pada sidang pertama di PTUN Bandung hari selasa pekan depan.
“Kami sangat optimis dengan bukti-bukti dan dokumen yang ada bahwa klien kami tidak patut diberhentikan karena dia tidak melakukan kekerasan sebagaimana dituduhkan dan proses pemberhentiannya jelas cacat hukum, mal administrasi, dan sangat mencederai rasa keadilan. Kami akan berjuang maksimal hingga kebenaran dapat terungkap, semoga upaya yang kami lakukan akan menuai hasil positif,” tegas Yosadi mengakhiri wawancara.* (jane)

SHARE

LEAVE A REPLY