Mantan Narapidana Korupsi Jalani Hukuman Belum Sampai 5 Tahun, Dipastikan Batal Ikut Pilkada 2020

0
6
Anggota KPU RI, Viryan, SE.MM.
Anggota KPU RI, Viryan, SE.MM.

CINTASULUT.COM,- Anggota KPU RI, Viryan, SE. MM dengan tegas mengatakan bahwa mantan narapidana kasus korupsi di bawah lima tahun tidak bisa mengikuti Pilkada 2020 nanti. Hal ini disampaikan Viryan usai kegiatan KPU Sulut tentang Sosialisasi Stakeholder Pembentukan Badan Ad-Hoc Pemilihan Serentak Tahun 2020, Jumat (27/12/2019) di Hotel Four Points Manado.
“Calon kepala daerah jeda 5 tahun. Jadi kalau hukumannya belum sampe 5 tahun itu ngga boleh. Itu sudah keputusan MK,” ujar dia saat diwawancarai sejumlah awak media.
Lebih lanjut disampaikan Viryan, PKPU nantinya akan menyesuaikan dengan keputusan MK.
“Sedang diproses, mudah-mudahan dalam waktu dekat PKPU pencalonan memasukkan clause (pasal) hasil putusan MK terkait mantan narapidana korupsi harus ada jeda 5 tahun,” ucapnya.
Yang pasti ditegaskan lagi oleh Anggota KPU RI ini, keputusan MK dipastikan tercantum dalam PKPU.
“Pasti itu akan dijalankan, dengan senang hati,” lugas dia.
Sementara saat ditanyakan bagaimana dengan mantan narapidana kasus korupsi yang bebas bersyarat sebelum lima tahun serta merta dijawab Viryan, “Ini sedang ditelaah dan kita koordinasi dengan Kemenkumham. Poinnya, putusan MK kita jalani. Mantan napi korupsi harus jeda 5 tahun untuk dapat menjadi calon kepala daerah,” pungkas dia.* (jane)

==========
Tulisan lain:

SHARE

LEAVE A REPLY