Mengejutkan… Strategi Speed Up Di PN Manado, Hakim Dan PP Dilarang Sakit

0
64
Ketiga Hakim: Donald Malubaya (tengah), Djulita Tandi (kanan), dan Betsy Matuankota (kiri).
Ketiga Hakim: Donald Malubaya (tengah), Djulita Tandi (kanan), dan Betsy Matuankota (kiri).

CINTASULUT.COM,- Tak lazim tapi fakta kembali terjadi di Pengadilan Negeri (PN) Manado. Setelah ditetapkan, Hakim wajib menanyakan apakah para hadirin termasuk terdakwa sudah makan atau belum diawal sidang dibuka, kali ini sesuai hasil rapat tertutup yang dipimpin langsung Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Manado, Edward Simarmata, SH.LLM.MTL, Kamis (8/3/2018) pagi tadi, terkuak satu lagi komentar mengejutkan.
Tepatnya di ruang kerja Ketua PN Manado, berlangsung pembicaraan tertutup. Dihadiri oleh tiga hakim – yang kebetulan bersidang dalam satu majelis yaitu Donald Malubaya, Djulita Tandi, dan Betsy Matuankota.
Penasaran, sejumlah awak media pun menanyakan hal itu kepada Juru Bicara Pengadilan Negeri Manado, Hakim Vincentius Banar,SH,MH. Dan, di luar dugaan jawab Hakim Banar,
“Kepada kelompok hakim tadi, harus kerja cepat, hasil berkualitas, dan untuk sementara ini dilarang sakit,” tutur Hakim Banar.
Tentu saja ucapan KPN Manado ini bukan tanpa alasan. Simarmata kecewa pada nilai kinerja hakim. Dalam dua pekan terakhir, terlihat hasil produktifitas tidak menanjak.
“Naik tapi mendatar. Ketua PN mau, nilai SIPP lebih dipacu. Rupanya, dalam program akselerasi belakangan ini beberapa hakim dan Panitera Pengganti mulai jatuh sakit,” ucap Hakim Banar.
Ditanya, apa hubungan dengan hakim yang dipanggil, dijelaskan Jubir PN Manado,
“Tiga hakim khusus dipanggil, karena beban kerja baru akan dialihkan ke mereka. Jadi ditanya kesiapan untuk melaksanakan tugas. Satu paket sekaligus, Hakim, PP, dan Juru Sita”.
Lanjutnya lagi, KPN Simarmata sedang menyusun program ‘speed up strategy’ dalam penanganan perkara.* (jane)

==========

Tulisan lain:

SHARE

LEAVE A REPLY