Mengenakan Pakaian Adat, Gubernur Resmikan Gedung Baru Deprov Sulut

0
76
Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Wagub Steven Kandouw, dan para pimpinan DPRD sULUT tampil dengan pakaian adat dalam acara peresmian Gedung DPRD Sulut dan Paripurna Istimewa HUT Sulut ke-53.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Wagub Steven Kandouw, dan para pimpinan DPRD sULUT tampil dengan pakaian adat dalam acara peresmian Gedung DPRD Sulut dan Paripurna Istimewa HUT Sulut ke-53.

CINTASULUT.COM,- Gedung DPRD Provinsi (Deprov) Sulut yang baru, di bilangan Kelurahan Kairagi I, Kecamatan Mapanget, Sabtu (23/9/2017) akhirnya diresmikan oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey setelah selang waktu kurang lebih empat tahun dibangun. Saat peresmian, Gubernur didampingi Wakil Gubernur Steven Kandouw,SE bersama Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw,SE dan Pimpinan Dewan lain yaitu Stefanus Vreeke Runtu, Marthen Manopo, dan Wenny Lumentut.
Menariknya, dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan pelaksanaan Paripurna Istimewa HUT Provisni Sulut ke-53 itu para pemimpin dan petinggi daerah, para Legislator baik daerah hingga DPR RI menggunakan pakaian adat.
Dimulai dari Gubernur Sulawesi Utara, Bapak Olly Dondokambey,SE bersama Ketua Tim Penggerak PKK, Ibu Rita Dondokambey-Tamuntuan yang begitu mempesona mengenakan pakaian adat Minahasa, demikian pula Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara Bapak Andrei Angouw bersama Ibu Irene Pinontoan yang juga mengenakan Pakaian adat Minahasa. Sementara itu Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Drs.Steven O.E Kandouw bersama Wakil Ketua Tim Penggerak PKK, Ibu dr.Kartika Devi Tanos, MARS begitu percaya diri mengenakan pakaian adat Bolaang Mongondow, serta Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Edwin Silangen,MS bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Sulawesi Utara, Ibu Ivone Lombok yang mengenakan pakaian adat Sangihe.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Wagub Steven Kandouw, dan Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw didampingi isteri masing-masing.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Wagub Steven Kandouw, dan Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw didampingi isteri masing-masing.

Hal ini pertama kali terjadi dalam sejarah pelaksanaan Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka HUT Provinsi Sulawesi Utara. Konsep ini dicetuskan oleh Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey,SE untuk menggelorakan kembali semangat cinta budaya daerah.
“Saya dapat jatah mengenakan pakaian adat Minahasa, Wagub mengenakan pakaian adat Bolmong, dan Sekprov mengenakan pakaian adat Sangihe. Ini untuk menggelorakan kembali semangat cinta budaya Sulawesi Utara” jawab Gubernur Sulut saat diwawancarai wartawan beberapa hari lalu.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Drs.Steven O.E Kandouw mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk terus menjaga keragaman budaya yang ada di Sulawesi Utara sebagai modal besar untuk membawa Sulawesi Utara sebagai pintu gerbang pariwisata di bagian timur Indonesia.
“Dalam momentum pelaksanaan rapat paripurna ini, saya mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk terus menjaga keragaman budaya kita, karena hal tersebut menunjukkan bahwa Sulawesi Utara benar-benar berkepribadian dalam kebudayaan. Tidak hanya itu, kemajemukan budaya yang ada di Sulawesi Utara akan sangat menunjang kemajuan di sektor pariwisata, karena para turis sangat tertarik dengan keunikan budaya di suatu daerah. Mari kita wujudkan Sulawesi Utara sebagai pintu gerbang pariwisata di bagian timur Indonesia,” jelas Wakil Gubernur.
Sedangkan Ketua DPRD Sulut sangat mengapresiasi sikap Pak Gubernur dan Wakil Gubernur yang memprakarsai usulan menggunakan pakaian adat. Namun demikian, Angouw berharap Kerja Hebat harus terus terwujud dan ditingkatkan.
Tampak hadir dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Sulawesi Utara ini para Bupati,Wakil Bupati, Walikota, Wakil Walikota dari 15 Kabupaten/Kota yang ada di Sulawesi Utara. Para pejabat ini juga mengenakan pakaian adat masing-masing daerahnya.* (jane)

==========
Tulisan lain:

LEAVE A REPLY