Meskipun Gelap, Karinda Tetap Serap Aspirasi Warga Molas

0
635
Walaupun mati lampu, reses James Karinda di Molas tetap berlangsung.
Walaupun mati lampu, reses James Karinda di Molas tetap berlangsung.

CINTASULUT.COM,- James Karinda,SH.MH, Anggota DPRD Sulut kembali turun ke daerah pemilihan (Dapil)-nya yaitu Manado di Reses ketiga tahun 2018. Kali ini, lokasi yang dituju adalah Kelurahan Molas Lingkungan 2, Kecamatan Molas Darat, Kota Manado, Selasa (4/12/2018). Menariknya, walaupun dalam keadaan gelap akibat padamnya listrik, tidak menyurutkan niat Politisi Partai Demokrat ini untuk menyerap aspirasi masyarakat Molas.
Masyarakat pun mengeluhkan, dimana sering padamnya listrik di daerah Molas.
“Torang (kami) di sini selalu mengalami mati lampu, dan itu berjam-jam,” tutur Jultje Bataha, salah satu warga Molas Lingkungan 2 kepada Karinda di reses.
Apalagi lanjut Bataha, di sepanjang jalan Molas masih sangat kurang ketersediaan lampu jalan.
“So nda ada lampu jalan, mati lampu lagi (sudah tidak ada lampu jalan, mati lampu pula),” keluh dia.
Bukan hanya masalah listrik yang dikeluhkan, minimnya tenaga medis menimbulkan persoalan baru bagi warga Molas. Puskesmas Pembantu (Pustu) Molas sudah empat tahun tidak bisa beroperasi.
“Unitnya ada tetapi tidak ada perawat yang ada di Pustu. Hal itu sudah terjadi selama empat tahun.
Jadi, kalau ada masyarakat yang sakit harus menuju ke Puskesmas Bailang atau Puskesmas Tongkaina. Hal tersebut juga berhubungan dengan BPJS dimana rumah sakit meminta rujukan kemudian bisa menggunakan BPJS, tetapi mau rujukan bagaimana kalau Puskesmasnya saja tidak ada perawat,” ungkap Bataha.

Masyarakat Molas tetap antusias menghadiri reses James Karinda walau listrik padam.
Masyarakat Molas tetap antusias menghadiri reses James Karinda walau listrik padam.

Lain lagi yang disampaikan Regina Sabau. Dikatakannya, hingga saat ini warga Molas dan sekitarnya tidak memiliki lahan pekuburan.
“Kalau ada warga yang meninggal, warga harus mencari lahan-lahan kosong untuk pekuburan. Dulu ada bantuan lahan pekuburan namun sudah penuh. Jadi kalau mau dikubur sudah saling susun kuburnya,” ungkap Sabau.
Mirisnya lagi, warga kesulitan mendapatkan air bersih.
“Torang (kami) hanya meminta air sumur di rumah pala (kepala lingkungan),” ungkap dia, seraya menambahkan kekurangan tenaga pengajar serta tidak adanya sekolah setingkat SMA menjadi kendala.
Menanggapi itu semua, James Karinda kepada warga berjanji akan menyampaikan masalah-masalah tersebut sesuai porsi Provinsi Sulut.
“Masalah Puskesmas adalah wewenang Pemkot Manado. Tetapi saya adalah wakil rakyat Manado jadi akan memperjuangkan masalah ini hingga ke Walikota Manado. Sedangkan hal-hal lain seperti air bersih, pendidikan saya selaku Ketua Komisi IV yang berhubungan langsung dengan masalah iu, akan menyampaikan masukan-masukan itu langsung ke Kepala Dinas bahkan Gubernur Sulut,” tegas JK.
Dan, terkait seringnya lampu padam sangat disayangkan Karinda. Apalagi menurutnya, saat ini umat Kristiani sedang menyambut Hari Raya Besar yaitu Natal dan Tahun Baru.
“Banyak dilaksanakan ibadah-ibadah menyambut Natal. Harusnya ada kesigapan (dari PLN),” tutupnya.
Diketahui, alasan padamnya listrik di area Molas setelah dikonfirmasi cintasulut.com via ponsel ke PLN, karena adanya percikan api.* (jane)

==========
Tulisan lain:

SHARE

LEAVE A REPLY