Miris… Sulut “Gudang” SDA Tapi Minim SDM

0
29
Rita Lamusu, anggota DPRD Sulut.
Rita Lamusu, anggota DPRD Sulut.

CINTASULUT.COM,- Siapapun pasti mengakui bila Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kaya dengan hasil alam. Dari hasil kebun/sawah, perikanan, bahkan pertambangan melimpah di daerah Nyiur Melambai ini. Namun, ada pendapat bila Sumber Daya Alam yang ada belum bisa dikelola dengan baik. Padahal efek dari itu semua mempengaruhi perekonomian daerah. Hal ini juga jadi perhatian Anggota DPRD Sulut, Rita Lamusu.
Menurut Legislator dari PKS ini, SDM harus diimbangi dengan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Banyak hasil alam yang bisa diolah jadi sumber pendapatan yang pastinya menopang perekonomian masyarakat dan daerah. Contohnya pohon kelapa, semua bagian pohon bermanfaat. Contoh lain lagi buah pala, bukan hanya bijinya saja yang bisa dijual, kulitnya, daging buah pala bisa jadi manisan.
Sambiki (labu kuning), kulitnya bisa diolah jadi kerupuk. Saat ini kerupuk yang ada di Sulut berasal dari Jawa. Dan masih banyak lagi hasil alam yang bisa menunjang perekonomian,” tuturnya saat dijumpai sejumlah awak media di ruang kerjanya, Rabu (1/11/2017) kemarin siang.
Namun demikian, Legislator yang juga pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) ini tak menyangkal bila kurangnya SDM efek dari minimnya juga lembaga pelatihan ketrampilan juga binaan dari dinas-dinas terkait.
“Padahal, home industri berpengaruh besar terhadap pendapatan daerah. Itu perlu dibina oleh dinas-dinas terkait. Begitu pula minimnya balai latihan kerja,” ungkap Lamusu.
Dirinya pun menilai, kebanyakan program yang digelontorkan saat ini lewat SKPD belum terlihat jelas fungsinya terhadap masyarakat, dalam arti belum bersentuhan langsung kepada masyarakat demi pengembangan ekonomi tercapainya kemakmuran.
“Karena kan begini, tidak beriringan, kalau pun dibuat program dampak ke masyarakat itu seperti apa sih plus minusnya?. Saat ini home industri hanya kreatifitas masyarakat sendiri, sedangkan pembinaan dari dinas terkait masih sangat kurang dan jarang,” pungkas Legislator yang dikenal getol memperjuangkan aspirasi masyarakat ini.* (jane)

==========
Tulisan lain:

SHARE

LEAVE A REPLY