MoU Kinabalu-Manado Ditandatangani, Angouw: Ini Peluang dan Potensi

0
2214
Gubernur Sulut Olly Dondokambey menjajaki peluang pemasaran pariwisata dengan Negara Bagian Sabah, Malaysia.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey menjajaki peluang pemasaran pariwisata dengan Negara Bagian Sabah, Malaysia.

CINTASULUT.COM,- Pemerintah Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Olly Dondokambey, SE-Steven Kandouw, SE terus melakukan pengembangan ekonomi dari berbagai sektor. Setelah sukses melakukan lobby penerbangan langsung dengan China dengan menghasilkan kunjungan turis sekitar 100.000 orang, kali ini sukses yang sama kembali diukir. Dimana, Jumat (23/11/2018) belum lama ini, Gubernur Sulut Olly Dondokambey menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Menteri Pariwisata Negara Bagian Sabah Malaysia, YB Datuk Christina Liew di Sabah. Upaya kerjasama ini semata-mata demi meningkatkan sektor pariwisata di Sulut.
Dikatakan Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw, SE yang ikut mendampingi Gubernur ke Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia, pertemuan tersebut memiliki nilai yang penting dan strategis.
“Substansi kerjasama antara Kinabalu dan Manado untuk membangun konektivitas transportasi udara. Ini merupakan peluang dan potensi semakin berkembangnya sektor pariwisata dan industri di Sulawesi Utara,” tutur Angouw.
Lebih lanjut kata Angouw, saat ini Kota Kinabalu adalah kota tujuan wisata utama dan pintu masuk yang populer bagi wisatawan dunia yang mengunjungi Sabah Malaysia.
“Kota ini memiliki banyak tempat menarik bagi wisatawan, dan menjadi salah satu pusat industri dan pusat perbelanjaan di wilayah Malaysia Timur. Kedua faktor ini membuat Kota Kinabalu menjadi salah satu kota yang paling cepat berkembang di Malaysia,” ujar Politisi PDIP ini.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey bertemu dan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU)  dengan Menteri Pariwisata Negara Bagian Sabah Malaysia, YB Datuk Christina Liew di Sabah, Jumat (23/11/2018).
Gubernur Sulut Olly Dondokambey bertemu dan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Menteri Pariwisata Negara Bagian Sabah Malaysia, YB Datuk Christina Liew di Sabah, Jumat (23/11/2018).

Oleh karena itu, lanjut Angouw, dengan terbukanya kerjasama penerbangan Kinabalu – Manado, akan membuka kesempatan berkembangnya pergerakan turis dunia menuju Manado melalui Kota Kinabalu.
“Setelah wisatawan mancanegara datang ke Kinabalu, diharapkan mereka melanjutkan penerbangan ke Manado,” ucap Angouw.
Berkaitan dengan itu, menurut Ketua DPRD Sulut ini, pemerintah dan masyarakat Sulut harus merespons dan mendukung sepenuhnya langkah maju Gubernur Olly Dondokambey dalam membangun kerjasama antara Sulut dengan Malaysia dengan membuka jalur penerbangan langsung Kinabalu – Manado.
“Rencananya dimulai awal 2019, yang didukung dan di-backup sepenuhnya oleh Owner Grup Lion, Rusdi Kirana, yang juga Duta Besar Indonesia untuk Malaysia,” terang Angouw.
Dirinya pun mengimbau, agar pemerintah daerah dan masyarakat Sulut dapat terus mengembangkan strategi kebijakan kepariwisataan.
“Antara lain melalui pengembangan akses/konektivitas menuju area destinasi wisata, penataan destinasi berkelas dunia, penyiapan atraksi-atraksi yang unik, berkualitas dan profesional, paket promosi yang menarik dan berdaya saing. Peningkatan kualitas SDM dan usaha pariwisata. Dengan majunya sektor pariwisata akan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulut,” tandas Legislator dua periode di DPRD Sulut ini.
Pertemuan bilateral yang difasilitasi Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana ini di samping dihadiri Gubernur Sulut olly Dondokambey, SE, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dan Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, SE, MS, juga turut dihadiri Anggota DPRD Rocky Wowor, Staf Khusus Gubernur Bidang Pariwisata Dino Gobel, jajaran Kedubes RI di Malaysia dan Kementerian Pariwisata Negara Bagian Sabah, juga Pemimpin Perusahaan Tribun Manado Risdianto Tunand.* (jane)

==========
Tulisan lain:

LEAVE A REPLY