Pansus di DPRD Sulut Seriusi Ranperda OPD

0
13
Panitia khusus (Pansus) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) DPRD Sulut gelar rapat bersama mitra kerja Pemerintah Provinsi Sulut yang dihadiri langsung Sekretaris Daerah Provinsi Sulut, Edwin Silangen, Selasa (7/8/2018)
Panitia khusus (Pansus) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) DPRD Sulut gelar rapat bersama mitra kerja Pemerintah Provinsi Sulut yang dihadiri langsung Sekretaris Daerah Provinsi Sulut, Edwin Silangen, Selasa (7/8/2018)

CINTASULUT.COM,- Setelah dilakukannya rapat internal panitia khusus (Pansus) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) DPRD Sulut yang diketuai Meiva Lintang, Senin (6/8/2018), pada Selasa (7/8/2018) dilanjutkan dengan rapat bersama mitra kerja Pemerintah Provinsi Sulut yang dihadiri langsung Sekretaris Daerah Provinsi Sulut, Edwin Silangen.
Dalam rapat tersebut, ada dua hal yang jadi perhatian dan pokok pembahasan yaitu Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dan Badan Perbatasan Daerah. Menariknya, pada Badan Perbatasan Daerah segera dilakukan perubahan dengan menjadi esselon 2.
Dikatakan Sekprov Edwin Silangen, ada dasar yang jadi acuan dalam penyesuaian nomenklatur.
“Dasar penyesuaian dari Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 5 dan Permendagri nomor 140 tahun 2017,” tutur Sekprov dalam rapat.
Masih oleh Sekprov, pemerintah daerah harus mengikuti regulais yang ada dari pusat.
“Dengan demikian revisi perpu diajukan. Regulasi dari pusat dan ditindaklanjuti di dearah,” ucapnya.
Ditambahkannya, kantor Badan Perbatasan Daerah akan tetap berada di Kantor Gubernur untuk sementara waktu.
“Tetap dulu di situ untuk badan perbatasan daerah. Yang penting tugas dan fungsi harus profesional dan berkualitas. Kan dia mengkoordinasikan vertical maupun di daerah, dalam rangka negara hadir di perbatasan,” ujar dia.
Sekalipun demikian, negara harus hadir di tiga kabupaten kepulauan.
“Termasuk pembangunannya, pemerintahan dan kemasyarakatannya. Setelah ada badan perbatasan nanti ada dekonsentrasi dari Jakarta selain APBD,” tandas Sekprov.
Sedangkan Ketua Pansus OPD Meiva Lintang yakin, bila pansus tersebut sanggup menyelesaikan Ranperda OPD tepat waktu.
“Kita target, bulan September sudah menjadi perda,” tegas Legislator dapil Nusa Utara ini.
Diketahui, turut hadir pula personil Pansus OPD lainnya yakni, Ferdinand Mewengkang, Jems Tuuk, Yongky Limen, Noldy Lamalo, Hanafi Sako, Syenny Kalangi, Siska Mangindaan, Nori Supit, Rita Lamusu dan Jenny Mumek.* (jane)

==========

Tulisan lain:

LEAVE A REPLY