Pansus Zonasi Lamban, KEK Terhambat

Angouw: Perda Zonasi Harus Dibahas Secepat Mungkin Agar Dapat Menunjang Pembangunan Daerah

0
42
Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw saat jumpa pers, Rabu (26/10/2016) kemarin di ruang kerjanya.
Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw saat jumpa pers, Rabu (26/10/2016) kemarin di ruang kerjanya.

CINTASULUT.COM,- Lagi-lagi Panitia Khusus (Pansus) Zonasi DPRD Sulut disorot pembahasannya yang sudah melewati 3 kali pergantian Gubernur Sulut. Dibentuk sejak tahun lalu, Ranperda usulan Pemerintah Provinsi Sulut ini tak kunjung selesai. Hal ini juga jadi perhatian Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw.
Saat jumpa pers, Rabu (26/10/2016) di ruang kerjanya, Angouw mengatakan bahwa, Pansus jangan terlalu hati-hati melakukan pembahasan, apalagi kalau masalahnya hanya berkutat pada soal aturan hukum. Sebab, yang bertanggung jawab adalah Ketua DPRD secara kelembagaan.
“Perda Zonasi harus dibahas secepat mungkin agar dapat menunjang pembangunan di daerah ini,” ujar Angouw menjawab pertanyaan sejumlah wartawan terkait Perda “Basah” ini.
Lanjut dikatakan Ketua Dewan, proyek akbar harus terhambat akibat belum rampungnya perda tersebut.
“Contohnya KEK, tersandra dengan lambatnya pembahasan Perda Zonasi ini,” tukas Angouw.
Disamping Perda Zonasi, Angouw pun mengungkapkan  poin lainnya yaitu target pembahasan APBD 2017 yang menurut Angouw targetnya sampai 30 Nopember 2016 harus tuntas.
“Pembahasannya bisa selesai sesuai target dan DPRD menunggu kesiapan pemprov, terutama penyampaian KUA-PPAS tahun 2017 dan mekanisme lainnya yang harus dilakukan oleh pemerintah provinsi,” tegas Angouw.* (jane)

LEAVE A REPLY