Pasca Dikeluarkan Surat Edaran, Melky Pangemanan Sebut Kadis Kesehatan Sulut “Luar Biasa” di Ruang Paripurna

0
3
Melky J. Pangemanan (MJP), Anggota DPRD Sulut (kanan belakang)
Melky J. Pangemanan (MJP), Anggota DPRD Sulut (kanan belakang)

CINTASULUT.COM,- Melky Pangemanan, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) saat Rapat Paripurna berlangsung mengisyaratkan interupsi untuk disampaikan kepada Gubernur Provinsi Sulut, Olly Dondokambey.
Di interupsinya, Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Minut-Bitung ini menyebut bahwa Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Provinsi Sulut luar biasa.
“Pak Gubernur, Ibu Kepala Dinas Kesehatan luar biasa sangking cepatnya. Tapi keresahan publik hari ini sungguh juga luar biasa karena digentikannya vaksin AstraZeneca ini. Padahal sepengetahuan kami vaksin ini lebih bagus,” ucap Melky.
Menurut anggota Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di DPRD Sulut ini perlu adanya klarifikasi dari Pemerintah Sulawesi Utara kepada masyarakat.
“Bahwa telah terjadi kesalahpahaman yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan. Kalau ini dibiarkan bisa meresahkan publik. Saya kira ini merupakan tindakan terlalu cepat,” ucap Melky.
Dikatakan Melky di hadapan Gubernur, cepat atau lambat Kadis Kesehatan Sulut harus dievaluasi.
Melky pun mendesak agar Gubernur segera mengevaluasi Kadis Kesehatan Sulut.
“Ini sangat penting,” tutur dia.
Politisi dari PSI ini juga membeberkan bahwa banyak hal-hal teknis yang tidak dapat dibahas Komisi IV dengan Dinas Kesehatan Sulut yang merupakan mitra kerja.
Ditegaskan lagi oleh Pangemanan yang akrab disapa MJP, dibutuhkan orang yang kooperatif dan mampu bekerja dengan pemerintah provinsi dalam hal ini pemerintahan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw.
Message-nya ini sangat buruk kepada publik. Orang lagi pada tahapan percaya kepada pemerintah karena vaksin dan fenomena kasus covid yang semakin menurun, tapi karena kasus AstraZeneca ini publik bisa kehilangan trust, kehilangan percaya lagi. Oleh karena itu saya kira ini tidak bisa dibiarkan. Hampir semua group dan media tersebar surat dari Kepala Dinas,” seru Melky.
Melky juga menghimbau kepada masyarakat Nyiur Melambai (istilah Provinsi Sulut, red) agar jangan takut divaksin.
“Kan presiden dan kita semua sudah divaksin. Tidak ada berita yang menyampaikan kalau ini adalah persoalan. Ternyata hanya 4 orang yang di rawat di Rumah Sakit, ini dibesar-besarkan, jadi kapitalisasi, jadi isu yang tidak baik di daerah kita. Jadi, ini menjadi hal yang sangat penting untuk diseriusin pemerintah,” tandas Legislator yang dikenal kritis di Gedung DPRD Sulut ini.* (Jane)

LEAVE A REPLY