Pasca Sidang Lokasi, Ini Komentar PH Terdakwa

Kasus Dugaan Korupsi Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Ratumbuysang

0
27
Jeverson Petonengan dan Reynald Pangaila.
Jeverson Petonengan dan Reynald Pangaila.

CINTASULUT.COM,- Majelis Hakim yaitu Vincentius Banar, SH. MH (Ketua) didampingi Hakim Arkanu SH Mhum dan AdHoc Wenny Nanda SH, Senin (7/5/2018) kemarin siang lakukan sidang lokasi terkait kasus dugaan korupsi Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Ratumbuysang tahun anggaran 2015 yang merugikan negara hingga sekitar Rp3,3 miliar.
Terkait sidang lokasi tersebut Penasehat Hukum terdakwa DL alias David (kontraktor) yaitu Jeverson Petonengan dan PH terdakwa JP alias Jermina selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), dan VJ selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Reynald Pangaila pun berkomentar.
Menurut Petonengan, penghitungan ahli patut dipertanyakan. Pasalnya, ada poin -poin yang harus ditulis dengan benar, seperti angka yang dicantumkan ahli yaitu nol, sementara faktanya ada pengerjaan.
“Jadi kita menganggap, apa yang dihitung ahli itu fatal, asal-asalan,” tuturnya saat diwawancarai awak media usai sidang lokasi.
Sedangkan Pangaila berpendapat, perkembangan kasus tersebut sesuai hasil dalam persidangan.
“Sudah dilakukan sidang lokasi atas permintaan hakim, dan soal perkembangan persoalan ini nanti kita lihat pada hasil persidangan ” ujarnya.
Patut diketahui, dalam perkara ini, selain DL alias David, pihak Kejati Sulut telah menetapkan dan melakukan penahanan terhadap JP alias Jermina selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), dan VJ selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).
Akibat perbuatan tersebut, ketiga tersangka terancam pidana berdasarkan Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 junto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, junto Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto pasal 55 ayat (1) Ke-1 Kitab UU Hukum Pidana.* (jane)

==========

Tulisan lain:

LEAVE A REPLY