Peduli Bencana Tsunami di Palu-Donggala, Rona Wenas Imbau Gubernur Arahkan Bupati/Walikota

0
15
Tonaas Wulan-Keke Minahasa DPP BARMAS Intan Rona Wenas.
Tonaas Wulan-Keke Minahasa DPP BARMAS Intan Rona Wenas.

CINTASULUT.COM,- Beberapa hari yang lalu, tepatnya Jumat (28/9/2018) Provinsi Sulawesi Tengah tepatnya di Kota Palu dan Donggala ditimpa musibah bencana tsunami yang menelan ratusan korban jiwa. Tiap pihak pun turut bersimpati dan ambil bagian dalam memberikan bantun. Ini juga diharapkan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Barisan Masyarakat Adat Sulawesi Utara (BARMAS) lewat Tonaas Wulan-Keke Minahasa DPP BARMAS Intan Rona Wenas, sebagai mana arahan Tonaas Wangko DPP BARMAS Decky Maengkom.
“Diharapkan Pak Gubernur Olly Dondokambey bisa mengeluarkan himbauan untuk Pemerintah 15 Kabupaten/Kota yang ada di Sulawesi Utara, agar bisa memberikan perhatian khusus dalam bentuk pemberian bantuan bagi korban bencana di Palu dan Donggala,” ujar Intan Rona Wenas kepada wartawan, Minggu (30/9/2018).
Menurut Tonaas Wulan Keke Minahasa DPP BARMAS, saat ini korban bencana Palu-Donggala selain membutuhkan dukungan moril, kebutuhan akan sandang/pangan dan papan juga sangatlah mendesak dalam bertahan hidup pasca dilanda bencana.
“Pemerintah Sulawesi Utara yang dikenal atas toleransi tinggi dengan semboyan “Torang Samua Ciptaan Tuhan, Torang Samua Basudara” ini, diharapkan bisa mengalokasikan anggaran untuk pemberian bantuan bagi saudara kita yang ada di Palu maupun Donggala. Pemerintah di sana tentu saja tidak bisa membangun kembali daerah yang baru diterpa bencana tanpa bantuan dari kita sebagai daerah tetangga,” tutur Intan Wenas yang didampingi Sekjen BARMAS Ricky Lumingkewas dan Ketua DPC BARMAS Manado Michael Salim. Ia prihatin atas para korban terlebih Perempuan dan Anak.
Di sisi lain, Sekjen BARMAS Ricky Lumingkewas menambahkan, tindaklanjut dari himbauan Tonaas Wangko Decky Maengkom melalui Tonaas Wulan-Keke Minahasa tersebut, DPP BARMAS akan melayangkan surat resmi ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara hingga ke Pemerintah Pusat.
“Besok akan kita masukan surat kepada Gubernur Sulut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga ke Menteri Sosial,” ujar Ricky Lumingkewas.* (jane)

==========
Tulisan lain:

LEAVE A REPLY