Perda Pohon Masih “Kabur”, Surat Kemendagri Munculkan Keraguan DPRD Sulut

0
45
Rapat Bepemperda DPRD Sulut dengan tim ahli
Bapemperda saat rapat dengan tim ahli terkait kajian akademik Ranperda Inisiatif DPRD Sulut, Senin (13/2/2017).

CINTASULUT.COM,- Ranperda Pohon yang merupakan salah satu perda inisiatif DPRD Sulut memang jadi prioritas di tahun 2017 ini. Bahkan, para tim ahli pun sudah diundang Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) yang dulu dikenal dengan sebutan Badan Legislasi atau Baleg Deprov. Namun, ada keraguan Bapemperda untuk melanjutkan pembahasan Perda tersebut di komisi terkait karena adanya surat pemberitahuan yang diberikan Kemendagri dan disahkan dengan tandatangan Dirjen Otda, Soni Sumarsono tentang penghapusan sekitar 3.000 perda.
Seperti dikatakan Amir Liputo, Sekretaris Bapemperda saat rapat bersama tim ahli, Senin (13/2/2017) pagi tadi di ruang rapat I. Menurutnya, harus diketahui dulu perda apa saja yang dihapus.
“Perda mana di provinsi yang dibatalkan kami tidak tahu. Maka, sekali lagi saya  berpegang pada aturan. Jadi, dicari tahu dulu perda apa saja (yang dibatalkan, red). Semua perda yang akan diusulkan untuk direvisi harus melalui Bapemperda, karena Bapemperda sesuai Undang-Undang 23 (tahun 2014,red) tentang Pemerintahan Daerah dan di Permen 80 (Permendagri 80 tahun 2015, red) adalah badan legislasi daerah yang diamanatkan sebagai dapur perda itu di bahas atau tidak,” tutur dia.
Senada juga dikatakan Ketua Bapemperda Boy Tumiwa bahwa, harus dilakukan konsultasi terlebih dahulu. “Jangan sampai kita buat perda pohon di sini, sedangkan perda pohon di tempat lain dibatalkan,” ungkap dia.
Namun demikian lanjut Tumiwa, tahap-tahap persiapan, khususnya Ranperda Inisiatif DPRD harus bergulir. “Mekanisme atau tahapannya, mulai dari siapa pemrakarsa dan setelah selesai kajian akademik akan dikirim ke Bapemperda untuk disinkronkan, kemudian dikirim ke pimpinan DPRD untuk minta persetujuan agar ditindaklanjuti ke tahap selanjutnya,” terang dia.* (jane)

==========

Tulisan lain:

SHARE

LEAVE A REPLY