Perkembangan Penyelesain Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Semester I 2020, Tiga Daerah Ini Lampaui Target BPK

0
32
BPK Perwakilan Sulut menggelar Coffee Morning Media, Senin (14/7/2020) pagi.
BPK Perwakilan Sulut menggelar Coffee Morning Media, Senin (14/7/2020) pagi.

CINTASULUT.COM,- Tiga daerah di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) akhirnya berhasil lampaui target Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terkait Penyelesaian Tindak Lanjut Rekomendasi Pemeriksaan BPK periode Semester 1 Tahun 2020 yakni 80 persen . Ini tertuang dalam press release oleh Kepala BPK Perwakilan Sulut, Karyadi, SE., MM saat menggelar Coffee Morning Media, Senin (14/7/2020) pagi di Rumah Dinas nya.
Adapun ketiga daerah tersebut adalah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) 86,76%, Kota Bitung 85,43%, dan Kota Kotamobagu 84,72%. Pencapaian tidak lanjut semester 2 tahun 2019, ketiga daerah ini juga telah melampaui target 80 persen.
Di release itu juga dicantumkan perkembangan opini lima tahun terakhir. Dimana pada tahun 2015 ada 12 kabupaten/kota termasuk provinsi mendapatkan opini WTP dan empat kabupaten WDP. Tahun 2016 WTP jadi 14 kabupaten/kota termasuk provinsi, 1 WDP dan TMP 1. Predikat WTP di daerah Provinsi Sulawesi Utara terus mengalami peningkatan yakni tahun 2017 WTP 15, TMP 1, 2018 predikat opini BPK tidak mengalami perubahan, dimana satu kabupaten yang sejak 2016 hingga 2018 mengantongi opini TMP naik peringkat menjadi WDP.
Sedangkan temuan signifikan LKPD tahun 2019, kekurangan volume Belanja Modal dan Belanja Barang menjadi temuan BPK terbanyak dengan mengantongi 16 kasus dan yang terkecil Investasi Permanen Tidak Tertib hanya satu kasus.
BPK RI Perwakilan Sulut pun berhasil melakukan pemeriksaan keuangan di 16 Entitas, sebab dengan biaya pemeriksaan sekitar Rp3,6 miliar, Nilai Temuan sekitar Rp41 miliar.
“Biaya pemeriksaan BPK 3,6 miliar tapi menghasilkan 41 miliar,” ucap Karyadi kepada sejumlah awak media.
Pun, pemantauan atas Ganti Kerugian daerah per semester 1 tahun 2020 untuk 16 entitas menyisakan Sisa Nilai Kerugian per Semester 1 Tahun Anggaran 2020 kurang lebih Rp.436 miliar dan yang telah disetorkan sekira Rp.299 miliar.
Dikatakan pula oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sulut ini, progress Action Plan LKPD TA 2019 atau cara menyelesaikan tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK RI dari 16 Entitas tersebut rata-rata 58,82%.
Karyadi menghimbau agar Pemerintah baik Provinsi dan Kabupaten/Kota agar terus mengedepankan kesejahteraan masyarakat Sulut.
“Bukan warga Sulawesi Utara aja mau memikirkan rakyat Sulawesi Utara ini, minimal kesejahteraannya naik,” ajak dia.
Karyadi mengungkapkan bila batas waktu 60 hari yang diberikan kepada 16 Etentitas sudah berakhir.
“12 Juli lalu selesai 60 hari,” kata Karyadi dengan diselingi guyonan lagu BPK untuk Kepala Daerah Up To You.* (jane)

SHARE

LEAVE A REPLY