Presiden Jokowi Lantik Para Menteri Kabinet Indonesia Maju

0
1
Presiden Joko Widodo melantik jajaran Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Rabu (23/10/2019).
Presiden Joko Widodo melantik jajaran Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Rabu (23/10/2019).

CINTASULUT.COM,- Presiden Jokowi melantik 34 menteri dan 4 pejabat setingkat menteri yang akan membantunya dalam pemerintahan hingga tahun 2024 mendatang. Prosesi pelantikan terhadap para menteri dan pejabat setingkat menteri itu berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019), pukul 10.30 WIB, usai mereka diperkenalkan sekitar 2 jam sebelumnya, yakni paa pukul 08.30 WIB di Istana Merdeka.
Kalau pada saat diperkenalkan di Istana Merdeka para pejabat tinggi negara ini berbatik ria, maka pada prosesi pelantikan mereka berganti busana. Para pejabat pria mengenakan setelan jas hitam, kemeja putih, berdasi merah, dan berpeci hitam. Sementara untuk wanita memakai kebaya.
Pelantikan ke-34 menteri dilakukan berdasarkan surat Keputusan Presiden (Keppres) 113/2019 tentang Pembentukan Kementerian Negara dan Pengangkatan Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju Periode 2019-2024.
Selain jajaran menteri dalam Kabinet Indonesia Maju, Jokowi juga melantik pejabat setingkat menteri yaitu Jaksa Agung, ST. Burhanuddin; Sekretaris Kabine, Pramono Anung Wibowo; Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko; dan Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia.
Jaksa Agung, ST Burhanuddin dilantik berdasarkan Keppres No. 114 P Tahun 2019 tanggal 23 Oktober 2019 tentang Pengangkatan Jaksa Agung Republik Indonesia, sedangkan Sekretaris Kabinet, Pramono Anung dilantik berdasarkan Keppres No. 115 P tanggal 23 Oktober 2019 tentang Pengangkatan Sekretaris Kabinet.
Adapun Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko dilantik berdasarkan Keppres No. 116 P tanggal 23 Oktober 2019 tentang Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan; dan Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia dilantik berdasarkan Keppres No. 117 P tanggal 23 Oktober 2019 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal.* (fen)

==========
Tulisan lain:

LEAVE A REPLY