Rasky Mokodompit Ungkap Alasan Walk Out

0
18
Rasky Mokodompit (kiri), Melky Jakhin Pangemanan (kanan)
Rasky Mokodompit (kiri), Melky Jakhin Pangemanan (kanan)

CINTASULUT.COM,- Rasky Mokodompit, Ketua Fraksi Golkar di DPRD Sulut dengan lantang menyerukan agar Anggota Dewan yang masuk dalam Tim Pansus dari Fraksi Golkar keluar dari ruang rapat.
Sikap ini dilakukan sebagai bentuk protes atas komentar Melky Jakhin Pangemanan, Anggota Komisi 4 yang mengatakan bahwa ada lima fraksi dan sudah ada tiga fraksi yang memasukkan pendapat fraksi, sementara dua fraksi yakni Fraksi Golkar dan Fraksi Demokrat belum. Jadi sesuai mekanisme, tahapan agar dilanjutkan.
Rasky sendiri saat ditemui media ini dan menanyakan kenapa dirinya sebagai Ketua Fraksi Golkar terlihat jengkel dan meminta anggota Fraksi Golkar meninggalkan ruang rapat berujar, “Tidak jengkel, tapi tadi kan saudara MJP mengatakan bahwa dari lima Fraksi sudah ada tiga fraksi yang memasukkan dan rapat bisa dilanjutkan, itu berarti kan kita (Fraksi Golkar, red) tidak diperlukan lagi,” singkat Rasky.
Sebelumnya, MJP yang diwawancarai sejumlah awak media usai rapat mengatakan bahwa setiap fraksi mempunyai sikap politik masing-masing.
“Perlu diingat bahwa tahapan pembahasan sudah selesai. Ada dimana waktu tahap pembahasan,” kata personil Komisi IV ini.
MJP juga mengingatkan untuk disiplin prosedur. “Harus disiplin prosedur. Secara formal kita telah penuhi. Pembahasan sudah selesai dan hasil fasilitasi dari Kemendagri telah ditindaklanjuti dalam rapat sinkronisasi dan pendapat akhir fraksi telah diterima,” tukasnya.
Mengenai Ketua FPG tidak setuju dengan Ranperda tersebut, MJP kembali menegaskan jika itu pilihan politik mereka.
“Intinya kita butuh produk hukum daerah dalam rangka upaya pencegahan dan pengendalian Covid 19 di Sulawesi Utara,” tutupnya.* (jane)

SHARE

LEAVE A REPLY