Reses Anggota DPRD Sulut Saat Pandemi Covid-19 Sesuai Protokoler

0
156
Anggota DPRD Sulut lakukan reses pertama tahun 2020.
Anggota DPRD Sulut lakukan reses pertama tahun 2020.

ADVERTORIAL, CINTASULUT.COM,- Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) walaupun dalam menghadapi menyebarnya Covid-19 tetap melakukan tugas dan fungsi. Selama sepekan yakni sejak 27 April hingga 4 Mei 2020, para Anggota Dewan yang berjumlah 45 orang menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Namun demikian, pelaksanaan reses tersebut tetap mengedepankan himbauan pemerintah yakni tidak mengumpulkan massa, memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak. Dan akhirnya, reses pertama di tahun 2020 ini pun berjalan lancar.
Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw berharap semua aspirasi yang diserap akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi ( Pemprov) ataukah aspirasi yang diserap adalah kewenangan Pemerintah di Kabupaten/Kota.
Di samping itu, tergantung kondisi keuangan daerah. Apalagi dengan suasana pandemi covid 19.
Oleh sebab itu, selaku Pimpinan Dewan berharap aspirasi  diterima oleh Pemprov Sulut jika, kewenangan dari Pemprov.
Ketua Dewan Sulut Andrei Angouw yang menggelar reses di salah satu titik di Kota Manado, tepatnya di Kampung Islam, Tuminting, telah menerima aspirasi terkait pembangunan dan infraksruktur, kesehatan, dan pendidikan.
Sementara itu Wakil Ketua Dewan Sulut James Arthur Kojongian melakukan reses di dapil Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dan telah menyerap aspirasi warga di Kecamatan Sinonsayang sekaligus memberikan masker kepada masyarakat yang melakukan penjagaan di posko vocid 19.
Anggota DPRD Sulut dari Dapil Minahasa-Tomohon, Wenny Lumentut, yang melakukan reses di Kota Tomohon di samping menyerap aspirasi warga, juga memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis dan polri serta membagikan masker gratis kepada masyarakat.
Sementara Inggrid Sondakh melakukan reses di Kabupaten Minahasa. Dia pun mengungkapkan, selama melaksanakan reses banyak menyerap aspirasi rakyat, di antarnya masyarakat Kanonang Raya meminta agar SMA Kanonang segera beroprasi.
“Aspirasi untuk 5 Desa di Kanonang Raya yakni mendesak agar SMA Kanonang yang telah selesai di awal tahun 2019 dan hingga kini belum dioperasikan, agar segera difungsikan. Meminta Pemerintah Provinsi agar memperlebar jalan dari Kawangkoan menuju Bukit Kasih,” ungkap Politisi Partai Golkar ini, Rabu (6/5/2020).
Ditambahkan, untuk aspirasi yang ada di Desa Kalasey 1 dan Desa Tateli 1 meminta pemerintah dapat membangun bendungan air bersih.
“Dan untuk aspirasi dari Kalasey 1 dan Tateli 1 masyarakat meminta agar pemerintah dapat membangun bendungan air bersih yang menjadi kebutuhan seluruh masyarakat yg ada di Desa Kalasey dan Desa Tateli,” ucapnya.
Di Kepuluan Nusa Utara Anggota Dewan Sulut Winsulangi Salindeho menyerap aspirasi masyarakat, seperti keluhan kekurangan guru khususnya guru SMA yang ada di Kepulauan Sangihe dan aspirasi lainnya seperti infrasruktur jalan dan jembatan serta pendidikan.
Anggota Dewan Sulut Berty Kapojos melakukan reses di daerah pemilihan Minut-Bitung dan menyerap aspirasi terkait infrastruktur pembangunan serta pendidikan dan kesehatan yang menjadi perhatian dari masyarakat.
Di Kabupeten Bolaang Mongondouw Raya Anggota DPRD Sulut Syenni Kalangi menerima aspirasi seperti bantuan bibit dan alat pertanian hingga ke pembagian bantu Pemprov Sulut kepada masyarakat Bolmong Raya.
Sedangkan Ayub Ali dari Dapil Manado melakukan reses di Kelurahan Wawonasa. Dan aspirasi yang diserap dari 6 lingkungan antara lain,
Pengaspalan sepanjang Jalan Pangeran Hidayat depan mesjid Alamanah, drainase lingkungan 4 perlu perbaikan, kepesertaan BPJS yang tidak bisa dilanjutkan lagi terkait pembayaran/menunggak baik kondisi sebelum Covid-19 dan memasuki masa pandemi Covid-19.
Perlu perhatian dari Dinas Perhubungan, di mana setiap hari terjadi kemacetan di sepanjang Jalan Arie Lasut.
Semua aspirasi yang diserap akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sulut melalui Rapat Paripurna DPRD Sulut.* (Advertorial)

LEAVE A REPLY