Reses di Maumbi, Dondokambey Terima Banyak Aspirasi

0
64
Dra. Adriana C. Dondokambey, MSi, Legislator di DPRD Sulut Gelar Reses di Desa Maumbi Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (15/12/2016)
Dra. Adriana C. Dondokambey, MSi, Legislator di DPRD Sulut Gelar Reses di Desa Maumbi Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (15/12/2016)

MINUT, CINTASULUT.COM,- Dra. Adriana C. Dondokambey, MSi, Legislator di DPRD Sulut sekaligus Ketua Komisi III bidang Pembangunan, Kamis (15/12/2016) jaring aspirasi masyarakat di Desa Maumbi Lingkungan 6 Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara. Saat reses berlangsung, masyarakat curhat terkait pembangunan, penerangan, bantuan bibit baik ternak dan tanaman, hingga tempat pembuangan sampah serta perawatan Taman Makam Pahlawan.
Seperti disampaikan Kumtua Desa Maumbi Jemmy Kalengkongan. Menurutnya Desa Maumbi adalah gerbang Kabupaten Minut, sehingga dibutuhkan penampilan perwajahan desa yang memadai. Namun, ada beberapa hal yang perlu perhatian pemerintah baik kabupaten ataupun provinsi. “Karena banyak debu di saat kemarau dan becek di saat hujan, belum lagi macet. Bukan hanya itu, kami warga Minut minta perubahan nama atas jalan tol tersebut karena melewati Maumbi Minut. Kami usul dinamakan  Bypass Manado-Minut,” ujar dia.
Ditambahkan pula, ada sarana pemprov yaitu sarana Pramuka di Minut, “Jadi, diusulkan nama diubah Bumi Perkemahan Maumbi Sulut,” kata Kalengkongan.

Ratusan warga hadiri Reses Anggota Deprov Sulut Dra. Adriana C. Dondokambey, MSi, di Desa Maumbi Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (15/12/2016)
Ratusan warga hadiri Reses Anggota Deprov Sulut Dra. Adriana C. Dondokambey, MSi, di Desa Maumbi Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (15/12/2016)

Bukan hanya itu, mewakili masyarakat Maumbi, Kalengkongan menilai pembangunan drainase atau got antara Maumbi ke Watudambo baru mencapai 60 persen. “Belum semuanya,” ungkap dia seraya menambahkan bila akan dibangun drainase dibuatkan pula penutup agar bisa bermanfaat bagi pejalan kaki.
Masih oleh Kalengkongan, penyaluran Dana Desa tahap 2 belum disalurkan di semua desa. “Baru 3 desa yang dapat Dana Desa tahap 2,” aku dia.
Dan terkait pembebasan lahan jalan tol, 15 keluarga di Maumbi belum mendapatkan ganti rugi. “Ada juga yang lahannya sudah dibayar tapi tanamannya belum,” terang dia.
Pada kesempatan itu pula, Kumtua meminta agar Dondokambey menyampaikan usulan perawatan dan pengecetan Taman Makam Pahlawan ke Dinas Sosial Provinsi Sulut. “Paling tidak 2 kali dalam setahun,” tukas Kalengkongan.
Menanggapi setiap usulan tersebut, Dondokambey berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut ke pihak terkait. “Yang jadi kewenangan provinsi akan disampaikan ke Pemerintah Provinsi lewat dinas masing-masing dan untuk kabupaten akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten,” jelas dia.
Dondokambey pun mengatakan bahwa, Pemprov di tahun 2017 nanti akan menyumbang 1 unit mobil sampah untuk wilayah Kalawat. Dan,  Maumbi sampai Watudambo tahun 2017 akan segera di bangun drainase. Semetara terkait aspirasi penerangan akan disampaikan kepada instansi yang berwenang. Sedangkan bantuan bibit, Legislator dapil Minut-Bitung ini mengimbau agar masyarakat membentuk kelompok dan mengajukan proposal.* (jane)

==========

Tulisan lain:

LEAVE A REPLY