Salman Saelangi Tegaskan, WNA Yang Terdaftar Sebagai Pemilih Sudah Dicoret

0
18
Salman Saelangi, Komisioner KPU Sulut (kiri).
Salman Saelangi, Komisioner KPU Sulut (kiri).

CINTASULUT.COM,- Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu (Mappilu) PWI Sulawesi Utara Jumat (22/3/2019) siang menggelar sosialisasi dan pendidikan pemilih. Acara yang digelar di gedung kantor PWI Sulut di Manado itu mengundang KPU Sulut sebagai pembawa materi.
Pada kesempatan itu, Salman Saelangi, salah satu komisioner KPU Sulut dan juga Ketua Divisi Sosialisasi KPU Sulut dalam pemaparannya mengatakan bahwa warga negara asing (WNA) yang memiliki KTP di Sulut sudah dicoret namanya dari daftar pemilih.
“Kami baru tahu kalau ada WNA yang memiliki KTP. Namun, setelah kami mengetahuinya nama-nama tersebut langsung di coret. Jadi sudah tidak ada lagi, kecuali yang kami tidak tahu,” tutur Saelangi.
Dia juga menjelaskan terkait bagaimana cara yang benar pemilih dalam menggunakan kertas suara. Bukan hanya itu, dalam sosialisasi tersebut tak lupa Komisioner KPU Sulut ini mengemukakan alasan mengapa menggunakan kode warna di surat suara yang terkesan warna partai politik.
“Ada yang bertanya mengapa warna surat suara diambil sangat dekat dengan warna-warna partai peserta pemilu. Saya tegaskan tidak mungkin memakai warna merah muda, dan warna-warna inilah yang paling dominan. Jadi itu akan sangat memudahkan kita untuk mengenali surat suara,” terang Saelangi.
Lanjut Saelangi, untuk penyandang disabilitas tak perlu kuatir akan menemui kendala.
“Disiapkan tempat untuk itu dan pasti ada yang membantu. Bisa juga menunjuk orang-orang terdekat yang dipercayai,” kata Saelangi.
Singkat, Saelangi mengatakan bila KPUD Sulut telah melakukan kerja sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.
Turut hadir dikegiatan tersebut, Pengurus PWI Kota Manado, Mappilu, staf KPU Sulut, wartawan, dan undangan lainnya.* (jane)

==========
Tulisan lain:

LEAVE A REPLY