Sampah Plastik Mengancam, DPRD Sulut Bakal Panggil Perusahan Besar

0
1
Winsulangi Salindeho (Ketua BAPEMPERDA DPRD Sulut).
Winsulangi Salindeho (Ketua BAPEMPERDA DPRD Sulut).

CINTASULUT.COM,- Sampah plastik yang mengancam kebersihan dan keindahan lingkungan, bahkan kelangsungan hidup mahkluk hidup, diseriusi DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Bahkan, DPRD Sulut mulai menggenjot Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) terkait Pengendalian Sampah Plastik.
Ini ditegaskan juga oleh Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BAPEMPERDA) DPRD Sulut, Winsulangi Salindeho.
“Ini sudah sangat urgent. Kita lihat baru-baru ombak besar di pantai Manado. Semua plastik balik ke daratan. Botol aqua dan semuanya,” katanya belum lama ini di kantor DPRD Sulut.
Lebih lanjut disampaikan Personil Komisi I Bidang Pemerintahan dan HAM ini, aspirasi terkait sampah plastik ini sudah diterimanya dari masyarakat Pulau Bunaken.
“Kebetulan anak saya camat di Bunaken sana. Disampaikannya, ribuan plastik diangkut masyarakat,” ucap Politisi Partai Golkar ini.
Bukan hanya itu, belum lama ini didapati seekor anak ikan paus mati dan terdampar di pesisir pantai.
“Ternyata, kematiannya itu karena memakan begitu banyak sampah plastik. Ada 150 ton plastik ditemukan dalam perut ikan paus itu.
Ikan paus saja makan sampah plastik, mati,” tutur Legislator Dapil Kepulauan Nusa Utara ini kepada awak media.
Untuk itu lanjut Salindeho, ketika Ranperda terkait pengendalian sampah plastik dibahas, akan melibatkan perusahaan yang memproduksi plastik.
“Mereka dinilai harus mengambil peran dan tanggung jawab. Saya akan panggil beberapa perusahaan yang menggunakan produksi plastik untuk menanyakan apa yang akan mereka lakukan,” ungkap yang juga mantan Bupati Sangihe ini.* (jane)

LEAVE A REPLY