Sering Lampu Padam, JMH Bakal Gugat Class Action PLN Suluttenggo

0
75
[17:02, 2/13/2018] JANE TUNGKAGI: Proses persidangan berlangsung tanpa listrik.
[17:02, 2/13/2018] JANE TUNGKAGI: Proses persidangan berlangsung tanpa listrik.

CINTASULUT.COM,– Aksi pemadaman listrik di Pengadilan Negeri (PN) Manado beberapa hari terakhir ini, langsung mendapat sorotan tajam komunitas Jurnalis Meja Hijau (JMH).
Menurut Ketua JMH, Jack Wullur melalui Sekretarisnya, Rhendi Umar, Selasa (13/2/2018), proses pemadaman listrik yang belakangan ini sering terjadi di PN Manado, jelas sangat merugikan insan pers baik secara material maupun immaterial.
“Ini tidak boleh didiamkan. Aksi pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Suluttenggo memadamkan listrik selama ini jelas-jelas merugikan para jurnalis yang meliput di PN Manado. Dan secara umum juga sangat merugikan masyarakat. Kami (JMH-red) telah berencana akan melayangkan gugatan class action,” tegas Umar.
Bukan hanya itu, sering berlangsungnya persidangan tanpa diterangi listrik melainkan genset. Walaupun demikian, berapa jam genset itu bisa dinyalakan.

Proses persidangan berlangsung tanpa listrik.
Proses persidangan berlangsung tanpa listrik.

Selain itu, JMH turut meminta pihak Kepolisian dan Kejaksaan untuk mengusut tuntas penggunaan anggaran di PLN Suluttenggo dalam pengadaan alat. Mengingat, alasan pemadaman listrik sering dihubungkan dengan rusaknya alat.
“Pihak aparat hukum perlu turun tangan dalam menangani persoalan ini. Apalagi, uang yang digunakan untuk pengadaan alat berasal dari kas negara. Diduga kuat ada aroma korupsi dalam proses pembelian alat, sehingga mudah rusak dan tidak bertahan lama,” pungkasnya.
Terpisah, Ketua PN Manado, Edward TH Simarmata, ketika dikonfirmasi awak media melalui Juru Bicara Hakimnya, Vincentius Banar, tak menepis kalau pemadaman listrik selama ini kerap terjadi. Dan dirinya pun tak memungkiri ada kerugian yang disebabkan atas pemadaman listrik tersebut.
Sekedar diketahui, gugatan class action merupakan suatu cara yang diberikan kepada sekelompok orang yang mempunyai kepentingan dalam suatu masalah, baik seorang atau lebih anggotanya menggugat atau digugat sebagai perwakilan kelompok tanpa harus turut serta dari setiap anggota kelompok.* (jane)

==========

Tulisan lain:

LEAVE A REPLY