Sidang RSJ Berlangsung Seru, Aksi Tepuk Meja Dilerai Ketukan Palu Hakim

0
39
Sidang Dugaan TIPIKOR RSJ menghadirkan dua saksi ahli.
Sidang Dugaan TIPIKOR RSJ menghadirkan dua saksi ahli.

CINTASULUT.COM,- Pemandangan menarik terlihat saat sidang dugaan tindak pidana korupsi Pembangunan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Ratumbuysang berlangsung. Terpantau oleh cintasulut.com, Jaksa Penuntut Umum (JPU)/Pingkan Gerungan, SH langsung menyerukan keberatan saat Penasehat Hukum (PH) Jeverson Petonengan, SH dengan keras mengatakan bahwa saksi ahli Oscar Hans Kaseke bisa terancam penjara karena memberikan keterangan tidak benar.
“Anda bisa dipenjara bila memberikan keterangan palsu,” lantang Petonengan saat sidang berlangsung, Rabu (16/5/2018) kemarin siang di Pengadilan Tipikor Manado.
Tak pelak, keberatan pun dilontarkan JPU Gerungan sambil pukul meja, karena menurutnya PH telah melakukan penekanan terhadap saksi.
“Keberatan yang mulia, saudara PH mengancam saksi,” tegasnya yang disambut bantahan dengan nada keras dari PH.
Ketua Majelis Hakim, Vincentius Banar, SH. MH, langsung melerai situasi yang sempat memanas, dengan ketukan palu secara berulang-ulang.
Diketahui, banyak keterangan saksi ahli Kaseke yang dinilai berbelit-belit. Dan, atas itu pula PH mengusulkan agar dilakukan sidang lokasi dengan melibatkan saksi ahli Kaseke, yang diiyakan Ketua Majelis Hakim.
“Kita akan lakukan sidang lokasi hari jumat sekitar pukul 8 atau 9 pagi,” ujar Banar yang didampingi dua Hakim yaitu Arkanu SH Mhum dan AdHoc Wenny Nanda, SH.
Untuk diketahui, kasus dugaan korupsi ini merugikan negara Rp3,3 milar dengan pagu anggaran Rp18 miliar TA 2015.
Dalam perkara ini, selain DL, pihak Kejati Sulut telah menetapkan dan melakukan penahanan terhadap JP alias Jermina selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), dan VJ selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).
Akibat perbuatan tersebut, ketiga tersangka terancam pidana berdasarkan Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 junto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, junto Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto pasal 55 ayat (1) Ke-1 Kitab UU Hukum Pidana.* (jane)

==========

Tulisan lain:

LEAVE A REPLY