Sri Mulyani Berkomitmen Wujudkan Ekonomi Indonesia yang Tahan Guncangan Global

0
51

MANADO, CINTASULUT.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani berkomitmen mewujudkan fondasi ekonomi Indonesia yang tahan akan guncangan ekonomi global.

Caranya, dengan memperkuat sektor tata kelola pemerintahan sekaligus mendorong peran sektor privat di dalam pembangunan.

Hal itu pula yang dipesankan Presiden Joko Widodo kepada dirinya saat meminta menjabat sebagai Menteri Keuangan.

“Bagaimana bisa menggunakan seluruh instrumen pemerintah, baik dari sisi anggaran, kebijakan atau langkah-langkah yang bisa mengakselerasi kegiatan ekonomi, sehingga ekonomi kita bisa bertahan dari guncangan atau tekanan ekonomi global,” ujar Sri usai dilantik di Istana Negara, Rabu (27/7/2016).

“Di sisi lain, terus memperkuat fondasi perekonomian kita, apakah dari sisi masyarakat, privat sektor atau tata kelola pemerintahan. Saya rasa itu pesan (Presiden) yang paling penting yang akan saya perhatikan,” lanjut dia.

sri-mulyani-indrawati_416x416Setelah dilantik, Sri akan melihat postur anggaran terlebih dahulu. Dia ingin melihat apa target yang telah dicapai oleh menteri sebelumnya dan mana yang belum sekaligus melihat mana yang telah disetujui oleh DPR RI dan mana yang belum.

Dari pemetaan itu, ia akan mengeluarkan kebijakan-kebijakan supaya anggaran pemerintah dapat mencapai beberapa sasaran.

Sasaran itu antara lain, pembukaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan dan meniadakan kesenjangan ekonomi antarwilayah.

“Intinya, saya akan melakukan yang terbaik. Agar menciptakan adanya pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan kepercayaan masyarakat. Akan kami usahakan untuk mencapai itu semaksimal mungkin,” ujar Sri.

Sri Mulyani dilantik sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Rabu siang, bersamaan dengan pelantikan 11 menteri lain. Dalam acara itu, Presiden juga melantik Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Sebelum kembali ke Indonesia, Sri Mulyani adalah Direktur Pelaksana Bank Dunia. Bukan hanya di Indonesia, prestasi Sri Mulyani pun diakui di dunia internasional.

Dia satu-satunya orang Indonesia yang masuk jajaran perempuan paling berpengaruh di dunia atau Power Women 2016 versi majalah Forbes. Dia mendapat peringkat ke-37.

Sumber: Kompas.com

SHARE

LEAVE A REPLY