Sulut Raih WTP, Ini Tanggapan Tumiwa dan Mongilong

0
28
Boy Tumiwa (kiri), Muslimah Mongilong (kanan).
Boy Tumiwa (kiri), Muslimah Mongilong (kanan).

CINTASULUT COM,- Dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas APBD 2017, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Menanggapi itu, Anggota DPRD Sulut pun angkat bicara.
Seperti disampaikan Boy Tumiwa, salah satu Legislator, bahwa WTP oleh BPK RI ini patut diapresiasi.
“Ini kan WTP yang keempat. Memberi apresiasi kepada Pemerintah Provinsi sulut, khususnya gubernur dan wakil gubernur. Namun demikian, ini juga hasil kerja keras semua pihak yaitu eksekutif dan DPRD Sulut,” ucap Tumiwa yang diwawancarai sejumlah awak media usai rapat paripurna, Selasa (5/6/2018) siang di ruang kerjanya.
Walaupun lanjut politisi PDIP ini, masih ada yang perlu diperbaiki.
“Sekecil apapun, kami berharap bisa diperbaiki, termasuk yang berkaitan dengan aset. Aset itu perintah undang undang, jadi harus dilaksanakan seperti masalah terminal,” tutur Tumiwa.
Dirinya pun setuju atas usulan BPK RI, agar BPK diundang dalam rapat bersama DPRD Sulut terkait tindak lanjut LHP BPK.
“Tidak apa-apa, dalam rangka menindak lanjuti LHP,” tandas Legislator dapil Minsel-Mitra ini.
Senada pula dikatakan Legislator Muslimah Mongilong. Dirinya sangat mengapresiasi kerja keras Pemprov Sulut di bawah kepemimpinan Olly Dondokambey-Steven Kandouw sebagai Gubernur-Wakil Gubernur, sehingga untuk kesekian kalinya secara berturut Daerah Nyiur Melambai ini meraih predikat WTP.
“Bagus… luar biasa, untuk kesekian kalinya Sulut dapat WTP dari BPK RI. Itu artinya Pemprov sulut lewat gubernur dan wakil gubernur dalam pengelolaan anggaran sudah baik dan transparan melalui SKPD,” ujar Mongilong saat diwawancari wartawan.
Legislator PDIP dari dapil Bolaang Mongondow Raya (BMR) ini pun mengingatkan agar Pemprov Sulut lewat SKPD yang ada, memperhatikan catatan-catatan kecil dari BPK RI.
“Ya, tentu saja harus perhatikan catatan-catatan dari BPK dan ditindaklanjuti, biar ke depan menjadi lebih baik. Ingat, WTP itu bukan tujuan akhir tapi kesejahteraan rakyat yang terpenting,” tutup Mongilong.* (jane)

==========

Tulisan lain:

LEAVE A REPLY