Tahun Ajaran 2017/2018, UNSRAT Siap Tampung 4.935 Mahasiswa Baru

0
2377
WhatsApp Image 2017-01-24 at 00.27.24
Universitas Sam Ratulangi Gelar Jumpa Pers terkait Penerimaan Mahasiswa Baru tahun ajaran 2017/2018.

CINTASULUT.COM,- Untuk Tahun Ajaran 2017/2018, Universitas Sam Ratulangi siap tampung 4.935 mahasiswa baru lewat jalur Seleksi Nasional Mahasiswa  Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN),  jalur  Seleksi Bersama  Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan jalur Mandiri. Hal ini dikatakan Rektor UNSRAT, Prof. Ellen Joan Kumaat, MSc, DEA dalam jumpa pers yang digelar Senin (23/1/2017) kemarin di gedung UNSRAT. Dalam acara itu Kumaat idampingi Wakil Rektor I Jimmy Posangi, Wakil Rektor III Hengky Kiroh, Karo Kemahasiswaan Jhon Tooy, dan Humas Unsrat Hesky Kolibu, serta Ketua Senat Unsrat dan sejumlah Dekan.
Rektor menjelaskan, peluncuran resmi sudah disampaikan Menristekdikti RI pada tanggal 13 Januari 2017 silam. “Kiranya ini akan menjadi pegangan resmi untuk pelaksanaan SNMPTN dan SBMPTN.  Karena jadwal ini tidak akan berubah. Untuk penerimaan jalur Mandiri, sesuai instruksi dari Menristekdikti hanya dilaksanakan satu kali saja. Jalur Mandiri Unsrat tahun-tahun sebelumnya, ada yang kita sebut T2 dan ada juga Sumikolah,” terang Rektor.
Lanjut Rektor, beberapa Perguruan Tinggi (PT) selain UI, ITB UGM, dan  ITS hanya mengadakan dua ujian yakni SNMPTN dan SBMPTN. Jadi, tidak ada jalur Mandiri lagi. “Tentunya ini jadi kendala bagi Universitas yang penerimaan mahasiswanya sangat kecil,” ungkap Rektor.
Rektor juga menginformasikan bahwa, untuk penerimaan SNMPTN jumlahnya 35 persen dari penerimaan total, karena syarat dari Kementrian adalah minimal 30 persen. Untuk SBMPTN dari Kementrian memberikan regulasi 35 persen dan Unsrat mengambil 35 persen dari total penerimaan mahasiswa. Sedangkan untuk jalur Mandiri maksimal 30 persen dan Unsrat mengambil 30 persen. “Total penerimaan Mahasiswa baru tahun 2017 sesuai yang diusulkan oleh pihak Prodi berjumlah 4.935 mahasiswa,” tukasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor I, Jimmy Posangi menjelaskan, sekolah-sekolah harus mengisi Pangkalan Data Sekolah Siswa (PDSS), sebab kalau mereka tidak mengisi mereka (siswa) tidak akan diikutkan. “Jadwal pengisian PDSS adalah tanggal 14 Januari 2017 sampai dengan 10 Februari 2016. Untuk Verifikasi PDSS murid yang melihat apa yang diisi oleh sekolah siswa harus verifikasi, apabila siswa tidak verifikasi maka tidak akan diikutkan dalam SNMPTN. Dan tanggal verifikasi PDSS adalah tanggal 15 Januari 2016 sampai dengan 12 Februari 2016,” urainya.
Posangi pun melanjutkan, pendaftaran SNMPTN berlangsung tanggal 21 Februari 2016 sampai dengan tanggal 06 Maret 2017, kemudian percetakan kartu tanda peserta. “Jadi, kalau tidak ada PDSS, tidak ada verifikasi PDSS, kartu tanda peserta tidak akan bisa dicetak. Untuk proses seleksi akan berlangsung pada tanggal 16 Maret 2016 sampai 15 April 2016. Kemudian pengumuman kelulusan pada tanggal 26 April 2016. Untuk pendaftaran ulang  SNMPTN pada tanggal 16 Mei 2016,” terangnya.
Masih dijelaskan Posangi, untuk SBMPTN, pendaftaran online tanggal 11 April sampai 5 Mei 2017, ujian tertulis 16 Mei 2017 bersamaan dengan pendaftaran ulang dari SNMPTN. Kemudian pengumuman kelulusan 13 Juni 2017. Pendaftaran di Unsrat 14 Juni 2017 sampai 5 Juli 2017.
Untuk jalur Mandiri pendaftaran online pada tanggal 8 Mei 2017 sampai 22 Juni 2017. “Jadi masih ada waktu bagi calon mahasiswa bila gagal mendaftar di SBMPTN. Sebab, pengumuman kelulusan SBMPTN sampai dengan 13 Juni 2017. Proses seleksi tanggal 5 Juli 2017 dan pengumuman tanggal 7 Juli 2017 karena dua hari untuk pemeriksaan. Pendaftaran ulang tanggal  10-25 Juli dan untuk proses  verifikasi UKT 10-25 Juli 2017 selanjutnya dilaksanakan PK2MB  tanggal 26 – 27 Juli 2017,” pungkas dia.* (jane)

==========

Tulisan lain:

LEAVE A REPLY