Tak Ambil Dana Reses, Masengi Tetap Serap Aspirasi Masyarakat

0
22
Reses II tahun 2017 dimanfaatkan Eddison Masengi, legislator DPRD Sulut, untuk On the spot ke proyek yang dibiayai Provinsi Sulut.
Eddison Masengi, legislator DPRD Sulut, memanfaatkan reses untuk melakukann On the spot ke proyek yang dibiayai Provinsi Sulut serta menyerap aspirasi warg.

CINTASULUT.COM,- Seperti reses-reses sebelumnya, Eddison Masengi, legislator di DPRD Sulut tak ambil dana reses berbandrol Rp.45 juta per anggota dewan. Namun, bukan berarti Masengi yang juga Ketua Fraksi Golkar di Deprov Sulut ini tidak melakukan kewajibannya sebagai wakil rakyat untuk menyerap aspirasi masyarakat.
Dikatakan Masengi, ada beberapa tempat yang dikunjungi belum lama ini termasuk di Desa Pontak 1 Kecamatan Ranoyapo, serta Desa Tumani Selatan dan Kinaweruan di Kecamatan Maesaan, Minahasa Selatan.
On the spot ke proyek yang dibiayai Provinsi Sulut. Dan usulan kegiatan untuk diakomodir dalam APBD 2018. Antara lain, jembatan di Desa Pontak 1, ruas jalan Pontak-Mopolo-Kalait-Lobu yang harus ditingkatkan, jembatan di Kinaweruan, normalisasi Sungai Pontak, irigasi/bendungan yang mengairi sawah Desa Karowa Kecamatan Tompasobaru,” ujar Masengi kepada cintasulut.com lewat ponsel belum lama ini.

Reses II tahun 2017 dimanfaatkan Eddison Masengi, legislator DPRD Sulut, untuk On the spot ke proyek yang dibiayai Provinsi Sulut.
Eddison Masengi, legislator DPRD Sulut, memanfaatkan masa reses untuk On the spot ke proyek yang dibiayai Provinsi Sulut dan menyerap aspirasi warga.

Selain itu, lanjut Masengi, aspirasi masyarakat juga terkait kurangnya stok pupuk untuk pertanian serta alsintan (alat dan mesin pertanian, red) bantuan pemprov yang kualitasnya jelek.
“Seperti alat panen padi yang cepat rusak dan tidak ada onderdil, bibit yang jelek,” tandas Legislator Dapil Minsel-Mitra ini.* (jane)

==========
Tulisan lain:

LEAVE A REPLY