Tanchi dan Barongsai Ramaikan Cap Go Meh di Gorontalo

0
12
Ribuan orang memenuhi jalan-jalan di kompleks pertokoan di pusat kota Gorontalo untuk menyaksikan perayaan Cap Go Meh, Jumat (2/3/2018)
Ratusan orang memenuhi jalan-jalan di kompleks pertokoan di pusat kota Gorontalo untuk menyaksikan perayaan Cap Go Meh, Jumat (2/3/2018)

CINTASULUT.COM,- Ratusan warga Kota Gorontalo memenuhi beberapa ruas jalan di kompleks pertokoan di pusat kota Gorontalo, Jumat (2/3/2018) semalam untuk menyaksikan perayaan Cap Go Meh yang digelar Tempat Ibadah Tridharma (TITD) Tulus Harapan Kita, Kota Gorontalo.
Seperti halnya tahun-tahun sebelumnya, pada perayaan Cap Go Meh tahun ini juga digelar arak-arakan mengelilingi jalur utama di kompleks pertokoan di pusat kota Gorontalo. Arak-arakan tersebut juga menyajikan parade anak-anak mengenakan kostum biksu dan dewi, serta atraksi Tanchi (orang Manado menyebut Ince Pia), Kio, Barongsai naga, dan Barongsai macan. Parade turut dimeriahkan pula oleh grup Drum Band SMP Katolik Santa Maria Gorontalo dan Musik Bambu Klarinet Burung Nasar dari Desa Koha, Kecamatan Mandolang, Minahasa, Sulawesi Utara.

Barongsai Macan
Barongsai Macan

Rombongan Cap Go Meh keluar dari kelenteng sejak sore hari dan diarak keliling jalur utama di pusat kota Gorontalo, melibatkan ratusan umat keturunan Tionghoa yang ada di Gorontalo dan Sulawesi Utara.
Menurut Hengky Kamolie selaku Wakil Ketua TTID Tulus Harapan Kita, persiapan perayaan Cap Go Meh telah dilakukan sejak Rabu, 28 Februari lalu, seperti ritual sembahyang, asah pedang, dan atraksi Barongsai di dalam kelenteng.
Sebelumnya, umat Tridharma juga telah melakukan sembahyang Goan Siao. Ritual ini adalah prosesi bertanya kepada Tian Siang Seng Bo apakah perayaan Imlek 2569 bisa dilaksanakan. Ritual ini dilakukan tiga hari setelah Imlek oleh petugas sembahyang mewakili umat.* (fen)

==========

Tulisan lain:

LEAVE A REPLY